Berita

Latihan VBSS dari tim Komando Pasukan Katak (Kopaska)/Ist

Pertahanan

2 KRI Mantapkan Performa Jelang Latma Malindo Jaya

SABTU, 22 JUNI 2024 | 03:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Guna memantapkan pelaksanaan Latihan Bersama (Latma) Malindo Jaya 27 AB/24, 2 unsur TNI AL yaitu Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) KRI Frans Kaisiepo-368 (KRI FKO-368) dan KRI Sampari-628 (KRI SPR-628) menyelenggarakan sejumlah latihan saat pelayarannya menuju Kinabalu, Malaysia, Kamis (20/6).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/6), latihan bersama yang melibatkan 220 prajurit TNI AL ini menitikberatkan pada materi keamanan maritim (Maritime Security) dan kemampuan peperangan laut (Naval Warfare Capability), meliputi latihan peran jaga perang untuk melewati daerah rawan, peran peperangan anti udara, peran peperangan anti permukaan, drill prosedur penembakan dan prosedur missfire meriam 76 mm serta latihan VBSS dari tim Komando Pasukan Katak (Kopaska).

Komandan KRI FKO-368 Letkol Laut (P) Lustia Budi selaku Dansatgas Latma Malindo jaya 27AB/24 memerintahkan Prajurit KRI FKO-368 dan KRI SPR-628 untuk melaksanakan paparan kesiapan, drill dan juga briefing tentang informasi daerah pelayaran yang akan dilalui, serta pre-planned responses terhadap ancaman yang kemungkinan bisa terjadi terutama saat kapal melintas di perairan rawan Kepulauan Laut Sulu.


“Melalui perencanaan dan latihan ini, diharapkan Satgas Latma Malindo jaya 27AB/24 dapat melaksanakan tugas yang diberikan dengan lancar dan aman” jelas Letkol Laut (P) Lustia Budi Komandan KRI FKO-368.

Latma Malindo Jaya merupakan latihan yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali antara TNI AL dengan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM). Pada tahun ini, latihan digelar dengan nama Latma Malindo Jaya 27AB/24 diselenggarakan di Kota Kinabalu Naval Base (KKNB), Armada Timur TLDM pada tanggal 23 sampai dengan 30 Juni 2024.

Selain KRI FKO-368, KRI SPR-628 dan Kopaska, TNI AL juga mengerahkan satu helikopter Panther HD-1311, Tim Penyelam dan Kesehatan. Sementara itu, dari pihak TLDM akan mengerahkan alutsista dua kapal perang, yakni KD Selangor dan KD Sundang serta pesawat helikopter HOM AW 139 dan Tim Paskal.

Latihan ini selaras dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam bidang pengembangan SDM TNI Angkatan Laut yang unggul dan profesional, serta untuk meningkatkan kemampuan TNI Angkatan Laut dalam menghadapi berbagai ancaman dan penugasan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya