Berita

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Bisnis

Menko Airlangga: Data Regsosek Tools Percepat Penghapusan Kemiskinan

JUMAT, 21 JUNI 2024 | 16:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) diharapkan bisa menjadi salah satu langkah untuk menciptakan basis data komprehensif terhadap kondisi sosial dan ekonomi penduduk Indonesia.

Melalui data Regsosek, gambaran tingkat kesejahteraan, kondisi rumah tangga, hingga berbagai aspek kehidupan masyarakat lainnya bisa lebih akurat.

“Data ini juga dapat menjadi tools mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem, penanggulangan kemiskinan di seluruh wilayah, serta menciptakan masyarakat menuju kelas menengah dengan penghasilan relatif lebih tinggi,” kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Jumat (21/6).


Data Badan Pusat Statistik (BPS), Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2023 menunjukkan penduduk yang masuk dalam kategori miskin tercatat 9,36 persen, sementara dalam kategori miskin ekstrem sebesar 1,12 persen.

Data World Bank juga menunjukkan,Indonesia turut mengalami pertumbuhan kelas menengah dari 7 persen menjadi 20 persen dari total penduduk. Peningkatan kuantitas dan kualitas kelas menengah tersebut juga membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia serta memperluas pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian, Menko Airlangga tak menampik masih ada tantangan yang dihadapi Indonesia dalam memperkuat dan memperluas kelas menengah. Salah satu cara yang efektif untuk mengatasi tantangan tersebut yakni melalui integrasi dan konvergensi program-program pemberdayaan ekonomi dengan memanfaatkan data Regsosek.

"Mari kita bekerja keras dan tulus untuk mewujudkan hal-hal yang dapat mendorong peningkatan kelas menengah. Dengan kelas menengah yang kuat, kita memiliki pondasi yang kokoh untuk membangun bangsa yang lebih maju," tandasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya