Berita

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin/Istimewa

Politik

Pj Gubernur Jabar Akan Anulir Kelulusan Kalau Ada Kecurangan dalam PPDB 2024

JUMAT, 21 JUNI 2024 | 16:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan PPDB Jabar 2024 yang bersih dan transparan. Ia siap membatalkan kelulusan peserta didik kalau ditemukan data yang tidak wajar.

"Walaupun PPDB sudah diumumkan, saya masih minta ke Plh Disdik untuk yang melanggar aturan dianulir," tegas Bey di Gedung Sate, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (21/6).

Bey memerintahkan Plh Disdik Jabar untuk segera menindaklanjuti kalau ditemukan indikasi kecurangan. Hal ini merespons kekhawatiran masyarakat terkait potensi manipulasi data dalam proses seleksi.


"Ada salah satu sekolah di Jawa Barat yang dilakukan kembali sidang pleno. Hal dilakukan guna memastikan data calon siswa terutama perihal data domisili," jelas Bey.

Menanggapi permintaan audit dari lembaga independen, Bey menyatakan keyakinannya pada peran lembaga yang sudah ada, seperti Ombudsman, BPKP, dan inspektorat.

"Kalau ada bukti, kenapa enggak. Ombudsman ikut mengawasi sebetulnya. Di internal ada BPKP ada inspektur. Jadi percaya, kami akan berikan yang terbaik," tegasnya.

Bey meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya