Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Dolar Naik Terus, Defisit Anggaran Makin Besar

JUMAT, 21 JUNI 2024 | 14:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Nilai tukar mata uang dolar AS yang terus menekan rupiah belakangan ini bisa memperburuk sistem ekonomi nasional. Bahkan bisa memperbesar defisit anggaran pemerintah.

Anggota Komisi XI DPR RI, Masinton Pasaribu menuturkan, melemahnya mata uang rupiah terhadap dolar AS, dikhawatirkan akan berdampak terhadap defisit anggaran tahun depan yang makin meroket.

"Defisit kita makin besar saja itu," kata Masinton kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/6).


Masinton menambahkan, pemerintah selalu mengkambinghitamkan situasi global atas anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Menurutnya, pemerintah harus mencari solusi terbaik di dalam negeri untuk mengatasi rupiah yang terus menurun, bukan menyalahkan situasi ekonomi global.

"Kalau pemerintah kan alasannya sederhana saja, pasti (situasi) global melulu, enggak mau cari upaya lain kan," tegas Masinton.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya