Berita

Juru bicara pasukan IDF, Laksamana Muda Daniel Hagari/Net

Dunia

IDF Ngaku Mustahil Hancurkan Hamas

KAMIS, 20 JUNI 2024 | 13:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tujuan utama Israel untuk menghancurkan Hamas hingga ke akarnya dinilai mustahil oleh juru bicara pasukan IDF, Laksamana Muda Daniel Hagari.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di Channel 13 pada Kamis (20/6), Hagari menjelaskan bahwa IDF tidak akan bisa mencapai tujuan tersebut karena Hamas merupakan gerakan perlawanan yang telah melekat di hati masyarakat Gaza.

“Urusan menghancurkan Hamas, ini hanya membuang pasir di mata publik (kata lain dari menipu orang). Hamas adalah sebuah ide, Hamas adalah sebuah partai. Mereka berakar di hati masyarakat. Siapa pun yang mengira kita bisa melenyapkan Hamas adalah salah," tegasnya.


Hagari juga memperingatkan agar Israel segera membuat pemerintah alternatif di Gaza, jika tidak, Hamas akan kembali mengambil alih.

“Tidak ada keraguan bahwa pemerintahan alternatif selain Hamas akan memberikan tekanan pada Hamas," ujar Hagari.

Menteri Pertahanan Yoav Gallant telah mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk membentuk pemerintahan baru di Gaza, karena semakin lama akan melemahkan pencapaian militer Israel.

Sementara Pemimpin Persatuan Nasional Benny Gantz mengundurkan diri dari kabinet perang pekan lalu setelah Netanyahu menolak untuk menyajikan rencana pascaperang sesuai batas waktu yang ditetapkan.

Perbedaan pendapat antara militer dan pemerintahan Netanyahu semakin terlihat setelah IDF mengumumkan jeda taktis untuk kemanusiaan Gaza selama 11 jam setiap harinya. Tetapi perdana menteri mengkritik kebijakan tersebut.

“Untuk mencapai tujuan menghancurkan kemampuan Hamas, saya harus membuat keputusan yang tidak selalu diterima oleh para pemimpin militer,” tegas Netanyahu dalam rapat kabinet hari Minggu (16/6).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya