Berita

Polisi menemukan showroom kendaraan tanpa dilengkapi surat-surat resmi di Sukolilo, Pati/RMOLJateng

Presisi

Polisi akan Usut Showroom Kendaraan Bekas Diduga Bodong di Sukolilo

KAMIS, 20 JUNI 2024 | 05:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Polda Jawa Tengah masih mendalami pengungkapan kasus kepemilikan puluhan kendaraan roda dua dan empat di Sukolilo, Pati, yang tidak bisa menunjukan kelengkapan surat-surat kendaraan.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Satake Bayu mengatakan, penyelidikan pengungkapan dugaan jual beli kendaraan bodong di Pati akan terus lanjut.

"Kita akan menyelidiki sampai ditemukan hasil dalam pengungkapan," kata Satake, dikonfirmasi, Rabu (19/6).


Penyelidikan akan dilakukan pihak kepolisian sambil memburu dugaan adanya pelaku lain dalam pengeroyokan di Desa Sumbersoko beberapa Waktu lalu.

Diketahui, petugas gabungan menemukan sebuah showroom jual beli kendaraan motor dan mobil bekas di Sukolilo. Namun pemiliknya tak dapat menunjukkan surat-surat kendaraannya saat diperiksa polisi.

Petugas mencurigai kendaraan di showroom tersebut merupakan hasil kriminalitas. Pemilik showroom pun diperiksa petugas untuk memberikan keterangan.  

Saat dimintai penjelasan, pemilik mengatakan kendaraan dijual di showroom merupakan barang gadai.

ER, terduga penadah, warga Sukolilo, menjelaskan di depan petugas, kendaraan di showroom titipan dari penjual lainnya. Ada pula, sebagian kendaraan barang gadai dan surat-suratnya di tangan pemiliknya.

"Titipan gadaian teman, saya hanya menjualkan," kata salah satu penjual kendaraan bekas itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya