Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Amin Ak/Net

Politik

Judi Online Menambah Panjang Daftar Warga Miskin

RABU, 19 JUNI 2024 | 16:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Judi online harus menjadi perhatian serius pemerintah. Pasalnya, para pelaku judi online telah menambah daftar panjang warga miskin di Indonesia.

"Lah iya, emang kan, akhirnya mereka menjadi orang-orang miskin baru dan ini skalanya masif karena semua bisa melakukan dengan cara yang paling mudah sekarang itu, judi online," ucap anggota Komisi VI DPR, Amin Ak, di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (19/6).

Menurut Amin, harus ada kontribusi masyarakat dalam memberantas judi online, yaitu dengan melaporkan ke aparat penegak hukum.


Pasalnya, kerugian dari judi online ini memperburuk ekonomi rumah tangga dan semakin memperbanyak warga miskin di Indonesia. Karena akibat judi online mereka terjerat pinjaman online.

"Di kanan kiri kita, saudara kita tanpa sepengetahuan kita, tahu-tahu belakangan ini orang ternyata terlibat judi online. Dikejar-kejar masalah pinjol, dampak dari dia lakukan mungkin untuk sebulan dua bulan tidak kelihatan, tapi puncaknya sudah ke mana-mana utangnya," paparnya.

Legislator dari Fraksi PKS ini tak habis pikir banyak rakyat miskin terjerat pinjol ratusan juta hanya untuk modal judi online.

"Orang yang judi online utangnya ke mana larinya, ke pinjol. Tahu-tahu kemarin ada bilang 'Pak saya ada utang 120 juta Pak, tolong dibantu'. Kalau punya pinjol sampai 120 juta, orang yang begitu dengan level pergaulan di level itu ya punya utang pinjol segitu tentu sangat besar. Mungkin bagi pejabat tinggi atau orang-orang tertentu dengan pendekatan tertentu mungkin lain lagi," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya