Berita

Staf Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi (kanan)/RMOL

Hukum

Besok Staf Hasto Kristiyanto Kembali Dipanggil KPK

SELASA, 18 JUNI 2024 | 14:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemanggilan kembali dilakukan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap staf Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi. Dalam pemanggilan sebelumnya, Kusnadi sempat mangkir untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap yang melibatkan buronan Harun Masiku (HM) selaku mantan caleg PDIP.

Jurubicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto mengatakan, tim penyidik telah memanggil Kusnadi sebagai saksi untuk hadir dan diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Rabu besok (19/6).

"Kusnadi infonya Rabu besok. Kita tunggu saja kehadiran yang bersangkutan Rabu besok," kata Tessa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (18/6).


Di sisi lain, Tessa mengaku belum mendapatkan informasi terkait agenda pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Hasto Kristiyanto.

"Saya belum dapat info terkait hal tersebut," pungkas Tessa.

Kusnadi mangkir dari panggilan tim penyidik KPK untuk hadir dan diperiksa pada Kamis lalu (13/6). Dengan alasan trauma, Kusnadi lebih memilih datang ke Bareskrim Polri untuk membuat laporan ketimbang memenuhi panggilan tim penyidik. Pada akhirnya, laporan Kusnadi ditolak Bareskrim.

Sebelumnya, Kusnadi juga telah melaporkan tim penyidik yang menangani kasus dugaan suap Harun Masiku ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK dan ke Komnas HAM.

Pelaporan itu buntut tindakan tim penyidik yang diduga menggeledah badan Kusnadi hingga menyita beberapa barang bukti ketika pemeriksaan Hasto sebagai saksi berlangsung pada Senin (10/6). Di mana, tim penyidik menyita 2 unit telepon seluler dan buku catatan agenda milik Hasto, lalu 1 unit ponsel dan 2 kartu ATM milik Kusnadi.

Dalam upaya mencari dan menangkap Harun, tim penyidik telah melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang saksi. Yakni mantan Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan, Simeon Petrus selaku Tim Advokasi Pemilu PDIP, menantu Simeon bernama Hugo Ganda selaku mahasiswa, serta seorang mahasiswa lainnya yang merupakan kerabat Hugo bernama Melita De Grave.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya