Berita

Mantan Anggota DPR RI Fraksi PAN, Alvin Lie/Net

Politik

Bansos Bikin Bandar Judi Makin Bersemangat

SELASA, 18 JUNI 2024 | 13:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wacana pemberian bantuan sosial (Bansos) untuk korban judi online sebagaimana diusulkan Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) terus menuai polemik.

Bukan tanpa sebab, wacana kebijakan tersebut justru dinilai berpotensi makin menyuburkan praktik judi online yang ditaksir telah merugikan devisa negara hingga ratusan triliun.

Salah satu yang turut mengomentari wacana Menko PMK, Muhadjir Effendy ini adalah mantan Anggota DPR RI Fraksi PAN, Alvin Lie.


Dalam unggahannya di akun X, Alvin membagikan potret kebijakan beberapa negara terhadap pelaku judi online. Disebutkan, Singapura memberikan sanksi denda 5.000 dolar Singapura dan hukuman penjara selama enam bulan.

Sementara di Malaysia, hukuman bagi pelaku judi online adalah denda 3.000 ringgit Malaysia dan satu bulan penjara. Sementara di Indonesia justru akan mendapat bansos dari pemerintah.

"Dapat ini (poster) dari teman. Jika benar, sungguh baik hati Pemerintah RI kepada pelaku judi online. Bandar akan makin bersemangat," kritik Alvin Lie yang juga pemerhati penerbangan ini, dikutip Selasa (18/6).

Di sisi lain, Menko PMK, Muhadjir Effendy telah memberi klarifikasi soal polemik pemberian bansos untuk pelaku judi online. Menurutnya, bansos diberikan bukan untuk pelaku, melainkan korban judi online.

Dalam hal ini, korban adalah anggota keluarga pelaku yang dirugikan secara finansial hingga psikologis.

"Para pelaku, baik itu pemain maupun bandar adalah pelanggar hukum dan harus ditindak dan itulah tugas siber, Satgas penumpasan judi online," tegas Menko Muhadjir, Senin (17/6).

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya