Berita

Sapi kurban di Way Halim/RMOLLampung

Nusantara

Kena Tendang Sapi Ngamuk, Warga Way Halim Dilarikan ke Rumah Sakit

SENIN, 17 JUNI 2024 | 14:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sutiono alias Gandung (55) warga Way Halim, Kota Bandar Lampung, terpaksa dibawa ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo setelah tertendang sapi kurban di Jalan Pulau Batam, Way Halim, Bandar Lampung, Senin (17/6).

Korban sempat tidak sadarkan diri karena terpental ke aspal setelah kena tendangan sapi kurban yang mengamuk saat dibawa untuk dipotong di area Masjid Nurul Yaqin, Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Seorang saksi mata, Sardi (65) mengatakan, awalnya dia dan korban membawa sapi tersebut untuk dipotong, namun sapi tersebut kaget dan memberontak lalu lari.


"Awalnya, saya sama korban bawa sapi, korban di sebelah kiri sapi dan saya di sebelah kanan. Sapinya kaget, berontak, kaki sapi kena pinggang sebelah kanan korban dan korban terpental ke aspal," tutur Sardi, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin (17/6).

Korban pun langsung dilarikan langsung ke rumah sakit Urip Sumoharjo untuk mendapatkan perawatan dari medis.

"Korban terpental dan kepalanya terbentur ke aspal, jadi pingsan di tempat. Kata dokter langsung mau dioperasi sekitar jam satu siang ini," imbuhnya.

Sementara itu, ketua panitia, Burhan, membenarkan ada panitia kurban tertendang sapi dan sudah dirawat di RS Urip Sumoharjo.

"Iya benar, korban sudah dibawa ke rumah sakit Urip Sumoharjo, dan sudah ditangani medis," ujarnya.

Selain menimbulkan korban luka-luka, berdasarkan keterangan dan informasi di lokasi kejadian, akibat sapi ngamuk tersebut, satu unit mobil rusak, pagar rumah warga patah, dan bahkan jendela rumah warga juga rusak.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya