Berita

Menko PMK Muhadjir Effendy bersama wartawan/RMOL

Politik

Pelaku Judi Online Dicoret dari Daftar Penerima Bansos

SENIN, 17 JUNI 2024 | 10:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kemenko PMK bakal mengecek data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang telah memblokir 5.000 rekening terkait judi online.

Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan, pihaknya akan mencoret para pelaku judi online yang masuk kategori miskin dan menerima bantuan sosial (Bansos) selama ini.

Sebab, kata dia, pelaku judi online tidak berhak menerima Bansos.


“Nanti saya akan minta PPATK, jangan-jangan di antara nomor rekening yang diblokir itu ada penerima Bansos. Kalau ada, ya akan kita tangani itu. Mereka tidak bisa menerima Bansos,” tegas Muhadjir kepada wartawan, di Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/6).

Menurutnya, penerima Bansos adalah mereka yang masuk kategori miskin dan berhak disantuni negara, sebagaimana tertuang dalam Pasal 34 UUD 1945.

“Orang miskin yang berhak terima Bansos,” katanya.

Muhadjir juga menambahkan, korban judi online akan mendapat rehabilitasi dari pemerintah. Korban yang dimaksud adalah keluarga atau individu terdekat dari para penjudi, dan dirugikan baik secara material, finansial maupun psikologis.

“Korban judi tadi itu perlu direhabilitasi. Dan itulah tugas Menko PMK bersama Mensos, Menkes dan menteri PPPA. Jadi tugas saya itu sebetulnya tugas paling akhir,” tuturnya.

“Kita tunggu nanti bagaimana pencegahannya, apa hasil penindakannya, siapa yang jadi korban dari penindakan itu, itu nanti jadi urusan saya,” demikian Muhadjir.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya