Berita

Wajah Mir Sayyid Ali Hamdani di pecahan uang kertas Tajikistan.

Global

Umat Muslim Kashmir Peringati Haul Mir Sayyid Ali Hamadani

SENIN, 17 JUNI 2024 | 08:59 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Haul atau urs ke-659 ulama besar aliran Sufi Kubrawiya, Mir Sayyid Ali Hamadani, diperingati di Kashmir, hari Kamis lalu (13/6). Pusat peringatan diselenggarakan di Khanqah-e-Moula di Pusat Kota Srinagar. Dalam sistem kalendar Islam, haul Mir Sayyid Ali Hamdani jatuh pada tanggal 6 Zulhijah.

Mir Sayyid Ali Hamadani lahir di Hamadan, Iran kini, tahun 1312, dan dikenang sebagai penyebar Islam di Kashmir dan wilayah Asia Tengah lainnya. Mir Sayyid Ali Hamadani yang mendapat gelar Shah-e Hamadan atau Raja Hamadan juga Amir-i Kabir atau Panglima Besar meninggal dunia di Swat yang kini merupakan sebuah distrik di Divisi Malakand di Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, dalam perjalanan dari Sinagar menuju Mekah pada tahun 1385.

Jenazah Mir Sayyid Ali Hamdani yang juga disebut sebagai Ali Sani atau Ali Kedua  dimakamkan di Khatlan, Tajikistan kini.


Seperti tahun-tahun sebelumnya, haul Mir Sayyid Ali Hamadani diramaikan jamaah yang datang dari berbagai tempat di Kashmir.

“Kami mengunjungi tempat ini setiap tahun. Kami sangat menghormati wali yang membawa Islam ke sini. Suasananya damai ketika kita berpartisipasi dalam pertemuan besar dan berdoa untuk kesejahteraan semua orang,” ujar Abdul Aziz, seorang jamaah dari Budgam.

Kashmir Reader melaporkan ribuan jamaah, termasuk orang tua, wanita, dan anak-anak, memadati Khanqah-e-Faiz Panah Tral untuk menghadiri Urs Mir sayyid Ali Hamadani.

Masyarakat dari puluhan desa di Subdivisi Tral dan bagian lain lembah, khususnya Kashmir Selatan, melaksanakan salat di Khanqah-e-Faiz Panah Tral. Benda-benda peninggalan Mir Sayyid Ali Hamadani dipajang setelah shalat sepanjang hari. Ribuan jamaah dengan penuh semangat menunggu untuk melihat sekilas relik suci tersebut.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya