Berita

Politikus Golkar Ridwan Kamil (RK)/Net

Politik

Karir Politik Ridwan Kamil Tamat jika Ikut Pilgub Jakarta

MINGGU, 16 JUNI 2024 | 17:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil (RK) disarankan untuk menghormati partai politik (parpol) tempatnya bernaung dengan maju berkontestasi di Pilgub Jabar ketimbang mengikuti dorongan parpol lain maju di Pilgub Jakarta.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, RK mestinya lebih menghormati komitmen kepada parpol tempatnya bernaung yakni Partai Golkar, daripada dorongan dari parpol lain yang sarat dengan kepentingan.

"Jika ingin menang, RK mesti di Jabar, bukan di tempat lain, apalagi Jakarta yang masih didominasi oleh Anies. Jika Anies dan RK head to head, jelas Anies lebih mudah untuk memenangkan kontestasi Pilgub Jakarta," kata Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/6).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini meyakini, tidak ada parpol yang menginginkan kadernya kalah, sama halnya Golkar, pasti ingin kadernya dapat memenangkan setiap pilkada.

"Dengan RK maju di Jabar maka selain menyelamatkan dirinya juga akan ikut berkontribusi kepada parpolnya yakni Golkar. Jikapun dipaksakan maju di Jakarta, maka RK harus menerima kekalahan dan merupakan awal dari selesainya karir di panggung politik Indonesia," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya