Berita

Front Kader Kabah Bersatu (FKKB)/Net

Politik

Kader Asli PPP Tegaskan Terus Demo Sampai Mardiono Mundur

SABTU, 15 JUNI 2024 | 16:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Para kader PPP yang tergabung dalam Front Kader Kabah Bersatu (FKKB) tegas akan terus melakukan aksi damai menuntut Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Muhamad Mardiono turun dan mengakui kegagalannya dalam memimpin partai kabah.

FKKB yang merupakan ader asli PPP tidak akan mundur walaupun ada pihak yang sengaja melakukan aksi tandingan dengan massa bayaran.

“Kami tidak akan pernah capek sampai Mardiono turun dari jabatannya. Mardino harus segera mundur agar manajemen kepemimpinan PPP kembali bisa tertata,” tegas Koordinator Aksi FKKB, Ichwan Zayadi dalam keterangannya, Sabtu (15/6).


Ichwan juga meminta kepada para pimpinan majelis di DPP PPP untuk bertindak tegas memberhentikan Mardiono. Para pimpinan majelis itu di antaranya adalah Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, Majelis Pakar dan Majelis Kehormatan.

“Kami para kader meminta kepada para pimpinan Majelis yang merupakan para senior PPP untuk mencabut mandat Mardiono, karena kesalahannya sudah tidak bisa dimaafkan lagi," tuturnya.

"Apalagi Mardiono tidak merasa bersalah dengan menyalahkan para Caleg yang sudah berjuang berjuang untuk mendapatkan suara untuk PPP,” jelas Ichwan.

Dia pun berterima kasih kepada kader PPP yang tergabung dalam Aksi FKKB pada Jumat (14/6), di depan Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang pendukung aksi ini untuk menuntut Mardiono yang selama ini tidak berkontribusi untuk menyelamatkan PPP,” pungkas Ichwan.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya