Berita

Joko Suranto (baju pink) yang dikenal sebagai Crazy Rich Grobogan saat mendaftar cagub di PSI Jateng/RMOLJateng

Politik

Ini Alasan Crazy Rich Grobogan Joko Suranto Daftar Cagub Jateng Lewat PSI

JUMAT, 14 JUNI 2024 | 05:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bursa calon Gubernur Jawa Tengah semakin ramai dengan kehadiran Joko Suranto. Sosok yang dikenal sebagai Crazy Rich Grobogan ini resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Dengan mengendarai mobil klasik VW Combi, Joko yang dikenal sebagai Crazy Rich Grobogan usai membangun jalan di desanya dengan biaya Rp2,8 miliar, tiba di kantor DPW PSI Jateng, Jalan Abdul Rahman Saleh no. 33, Semarang, Kamis (13/6),.

Joko mengaku memilih PSI karena punya lambang hati berwarna merah, yang menurutnya dapat memberikan semangat untuk membangun Jawa Tengah lebih baik.


"Untuk koalisi, sudah pasti kita akan menjajaki kemungkinan dengan partai lain. Nanti dengan PSI kita akan bersilaturahmi dan membangun komunikasi politik dengan parpol lainnya," kata Joko, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (13/6).

Joko menambahkan, kedatangannya ke PSI adalah untuk mengambil formulir pendaftaran bacagub Jateng.

"Harapannya supaya bisa bersama membangun jalan dan pertanian lebih baik lagi," kata Joko.

"Jadi, kita akan memperbaiki sektor-sektor yang perlu diperbaiki sebagai landasan visi misi. Apa menurut teman-teman yang kurang baik? Sektor mana saja? Nah, apa kata publik dan perlu maka kita akan memberikan yang terbaik. Kenapa ke PSI? Ya, karena PSI simbolnya hati, jadi di hati," cetus Joko Suranto yang akrab dan dekat dengan Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Sementara itu, landasan visi misi lain menurut pria yang berprinsip melakukan kebaikan ini adalah menjadikan Jateng sebagai provinsi terbaik dalam hal pengurusan perizinan dan administrasi.

"Terutama sebagai pengusaha, yakni mempermudah perizinan. Kita bentuk Jateng menjadi daerah terbaik perizinan dan infrastruktur untuk perekonomian rakyat," sahut pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPP REI ini.

Di kantor PSI, Joko diterima oleh Ketua DPW Jateng, Antonius Yoga.

PSI Jateng menyebutkan bahwa perlu adanya survei dari beberapa lembaga yang kredibel, independen, dan dipercaya. Bahkan, jika perlu ada beberapa survei untuk bacalon agar bisa mengukur bagaimana calon seperti Crazy Rich Grobogan dikenal di kalangan masyarakat golongan apa saja.

"Ya, perlu dilakukan survei, bahkan beberapa survei sangat perlu untuk melihat bagaimana bacalon yang akan diusung nantinya," ucap Antonius Yoga saat berbincang dengan Joko Suranto saat mengambil formulir.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Setahun BPI Danantara Berdiri Justru Tambah Masalah

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:07

Jangan Giring Struktural Polri ke Ranah Politik Praktis

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:53

2 Kapal Tanker Pertamina dan Awaknya di Selat Hormuz Dipastikan Aman

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:35

KPK Amankan BBE dan Mobil dari OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:30

Mutasi AKBP Didik ke Yanma untuk Administrasi Pemecatan

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:09

SiCepat Ekspansi ke Segmen B2B, Retail, hingga Internasional

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:07

GoTo Naikkan BHR Ojol, Cair Mulai Besok!

Selasa, 03 Maret 2026 | 23:01

Senator Dayat El: Pembangunan Indonesia Tak Boleh Tinggalkan Desa

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:46

Kenapa Harus Ayatollah Khamenei?

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:38

Naik Bus Pariwisata, 11 Orang Terjaring OTT Pekalongan Tiba di KPK

Selasa, 03 Maret 2026 | 22:13

Selengkapnya