Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi dan mantan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif/Net

Dunia

Nawaz Sharif Ucapkan Selamat, Modi: India Selalu Membela Perdamaian dan Ide Progresif

KAMIS, 13 JUNI 2024 | 22:59 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Menanggapi pesan ucapan selamat dari mantan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan bahwa dia menghargai pesannya dan mencatat bahwa rakyat India selalu membela perdamaian, keamanan dan bidang progresif.

Dalam postingan di X, PM Modi mengatakan dirinya menghargai ucapan selamat dari Nawaz Sharif. "Rakyat India selalu membela perdamaian, keamanan, dan ide-ide progresif. Memajukan kesejahteraan dan keamanan rakyat kami akan selalu menjadi prioritas kami," tulis Modi.

Nawaz Sharif mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Narendra Modi yang menjabat untuk masa jabatan ketiga berturut-turut. Ia mengatakan keberhasilan BJP dalam pemilu baru-baru ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan PM Modi.


“Ucapan selamat hangat saya kepada Modi Ji (@narendramodi) atas pelantikannya untuk ketiga kalinya. Keberhasilan partai Anda dalam pemilu baru-baru ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Anda. Mari kita ganti kebencian dengan harapan dan raih kesempatan untuk membentuk nasib negara. dua miliar orang di Asia Selatan," Nawaz Sharif memposting di X.

PM Modi juga berterima kasih kepada PM Pakistan Shehbaz Sharif yang menyampaikan keinginannya untuk mengambil sumpah sebagai Perdana Menteri India.

Shehbaz Sharif menyatakan, "Ucapan selamat kepada @narendramodi karena telah mengambil sumpah sebagai Perdana Menteri India."

Menanggapi postingannya di X, PM Modi menyatakan, "Terima kasih @cmshehbaz atas harapan baik Anda."

Presiden Droupadi Murmu mengambil sumpah jabatan kepada Narendra Modi, diikuti oleh anggota tim menteri lainnya di Rashtrapati Bhavan pada hari Minggu.

PM Nepal Pushpa Kamal Dahal 'Prachanda', Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe, PM Bhutan Tshering Tobgay, Presiden Maladewa Mohamed Muizzu, Perdana Menteri Mauritius Pravind Jugnauth, PM Bangladesh Sheikh Hasina dan Wakil Presiden Seychelles Ahmed Afif menghadiri upacara pelantikan di Rashtrapati Bhavan .

Selain dua periode jabatan sebagai Perdana Menteri mulai tahun 2014, Narendra Modi juga memiliki keistimewaan sebagai Ketua Menteri Gujarat yang paling lama menjabat dengan masa jabatannya mulai dari Oktober 2001 hingga Mei 2014.

Sebelumnya pada bulan Februari, PM Modi mengucapkan selamat kepada Shehbaz Sharif setelah dia dilantik sebagai PM Pakistan untuk kedua kalinya. Shehbaz juga mengucapkan terima kasih kepada PM Modi atas ucapan selamatnya.

Shehbaz Sharif dilantik sebagai Perdana Menteri Pakistan ke-24, setelah pemilihan umum, yang menuai banyak kritik dari pihak oposisi dan kelompok lain yang meningkatkan kekhawatiran mengenai 'permainan yang setara'. Ada banyak tuduhan kecurangan dan penutupan layanan seluler dan internet.


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya