Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburokhman/RMOL

Politik

Anies Nyagub dari PKB, Gerindra Ungkit Kekalahan Pilpres di Jakarta

KAMIS, 13 JUNI 2024 | 17:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Gerindra menghormati sikap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan parpol lain yang mendukung tokoh tertentu untuk menghadapi Pilkada Jakarta 2024 mendatang.

Tak terkecuali, saat partai itu mengusung mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan bahwa pihaknya tidak masalah dengan sikap parpol lain, termasuk PKB dalam menatap Pilkada Jakarta 2024.


“Ya kami hormati, partai apapun mendukung siapapun enggak ada masalah,” kata Habiburokhman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (13/6).

Habiburokhman juga menegaskan bahwa partainya tidak khawatir jika Anies Baswedan yang notabene petahana akan maju lagi pada Pilkada Jakarta November mendatang. Sebab, Gerindra akan mendorong mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Bahkan, dia menyarankan Anies untuk berduet dengan Politikus PDIP Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada pesta demokrasi lima tahunan.

“Justru kalau Anies maju saya pikir, apalagi sekalian duet sama Ahok, saya pikir selesai ya. Penantangnya Insya Allah akan menang, kalau kita cari yang benar-benar kuat seperti Pak RK. Kenapa? Karena rakyat Jakarta ini kan selalu ingin yang baru. Selalu ingin yang orang yang tidak terlibat masalah-masalah lama,” tuturnya.

Terlebih, kata Habiburokhman, Anies pun mengalami kekalahan atas rivalnya, Prabowo-Gibran di Jakarta pada Pilpres 2024 lalu.

“Anies juga kan kemarin kalau waktu Pilpres di Jakarta. Padahal beliau gubernurnya. Walaupun tipis, tapi kalau kalah, ya tetap kalah. Sehingga kalau ada orang baru, sosok baru menantang Pak Anies besok ini, saya pikir peluangnya besar untuk bisa menang,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya