Berita

Anggota KPU Yulianto Sudrajat/RMOL

Politik

KPU Pastikan Anggaran Cukup untuk PSU Pileg 2024

KAMIS, 13 JUNI 2024 | 09:52 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan anggaran pemilihan umum (Pemilu) 2024 masih mencukupi untuk menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), dalam hal ini melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

"Tapi secara prinsip anggaran KPU untuk pemilu ini kan sudah mencakup untuk antisipasi ketika terjadi PSU," ujar Anggota KPU Yulianto Sudrajat, Kamis (13/6).

Dia menjelaskan, KPU dalam merancang anggaran telah memasukan langkah antisipatif, bahkan ketika ada kemungkinan potensi pencoblosan putaran kedua.


"Jadi prinsipnya tidak ada masalah untuk tindak lanjut dari aspek anggaran ya untuk baik itu penghitungan suara ulang atau pemungutan suara ulang," urainya.

Maka dari itu, KPU memastikan anggaran untuk PSU  tidak mengganggu mata anggaran lainnya apalagi memakai dana pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

"Jadi cukup. Dan kita sedang mengecek anggaran-anggaran yang ada di provinsi dan kabupaten kota. Jadi kalau untuk kabupaten kota yang ketersediaan anggarannya kurang, nanti akan dicukupi KPU provinsi, karena skema kita begitu," ungkapnya.

"Jadi sudah kami sediakan untuk anggaran kebutuhan tindak lanjut putusan MK," demikian Yulianto menambahkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya