Berita

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata/RMOL

Hukum

Harun Masiku Diminta Suka Rela Menyerahkan Diri

KAMIS, 13 JUNI 2024 | 08:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap buronan Harun Masiku (HM), mantan Caleg PDIP, menyerahkan diri secara suka rela.

Meski begitu Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, memastikan, tim penyidik terus berusaha mencari Harun Masiku.

"Kan sudah 4 tahun, 4 tahun itu bukan berarti tidak kita cari. Beberapa informasi, misalnya tentang keberadaan yang bersangkutan, waktu itu di Filipina, kita kirim tim ke Filipina. Ada informasi katanya yang bersangkutan jadi marbot masjid di Malaysia, kita kirim tim ke sana," papar Alex, dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/6).


Artinya, sambungnya, selama 4 tahun ini tim penyidik KPK terus mencari keberadaan Harun Masiku, didasarkan pada informasi-informasi yang diperoleh.

"Tentu kami berusaha mencari yang bersangkutan. Ya syukur-syukur kalau yang bersangkutan kali ini dengar, dan dengan suka rela menyerahkan diri, itu lebih baik lagi," pungkas Alex.

Seperti diberitakan, tim penyidik telah memeriksa beberapa orang saksi, termasuk mantan Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan, Simeon Petrus, menantu Simeon bernama Hugo Ganda, dan seorang mahasiswa yang merupakan kerabat Hugo, bernama Melita De Grave, serta Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto.

Saat memeriksa Hasto pada Senin (10/6), tim penyidik menggeledah badan asisten Hasto, Kusnadi. Dari tangan Kusnadi, penyidik mengamankan 2 unit handphone dan buku catatan agenda milik Hasto. Bahkan, tim penyidik disebut menyita 1 unit handphone, dan 2 kartu ATM milik Kusnadi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya