Berita

Ridwan Kamil (kedua dari kanan) saat mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari University of Glasgow, Inggris/Ist

Politik

Raih Gelar Doktor Honoris Causa

Ridwan Kamil Disebut ‘Arsitek Rakyat’ oleh Profesor University of Glasgow

RABU, 12 JUNI 2024 | 19:24 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Politisi Golkar Ridwan Kamil (RK) mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari University of Glasgow, Inggris.

Pemberian gelar dilihat dari kepemimpinan Ridwan Kamil dan inovasi pembangunan saat memimpin Bandung sebagai walikota dan Jawa Barat saat menjadi Gubernur.

Bahkan, University of Glasgow mengatakan bahwa pria yang akrab disapa Kang Emil itu sebagai sosok multitalenta sebagai arsitek yang visioner, pemimpin yang penyayang dan penuh belas kasih, serta pribadi yang tidak pernah lelah berjuang demi kemajuan masyarakat.


”Perjalanannya dimulai di Kota Bandung,” ungkap Senior Vice Principal and Deputy Vice Chancellor University of Glasgow, Professor Frank Cotton dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Rabu (12/6).

Karir dunia politik Kang Emil turut disertakan dalam sidang senat pemberian gelar doktor honoris causa tersebut.

Setelah lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Kang Emil memulai perjalanan sebagai arsitek dengan magang di salah satu firma arsitektur terkemuka di Amerika Serikat.

Kemudian melanjutkan studi di University of California dan mendapat gelar master of urban design.

Kang Emil kemudian bekerja sebagai arsitek di Hong Kong dan mendirikan Urbane Indonesia yang merupakan firma arsitektur yang berbasis di Bandung bersama rekannya.

Menurut University of Glasgow, jangkauan firma arsitektur tersebut sangat luas dan mengesankan.

Bersama Urbane Indonesia, RK mengerjakan sejumlah proyek besar, baik di dalam maupun luar negeri, salah satunya master plan Marina Bay Singapore yang menjadi salah satu portofolio global RK bersama Urbane Indonesia.

Kaya akan pengalaman dan ilmu tidak membuat Kang Emil anti sosial, justru sebaliknya kesadaran tinggi akan kondisi sosial masyarakat di Indonesia, membuatnya tidak ragu-ragu mengulurkan tangan dan memberikan bantuan dengan kemampuan yang dia miliki

”Dia semakin dikenal sebagai ’Arsitek Rakyat’ atas proyek sosial probono yang menciptakan ruang-ruang publik di kawasan pemukiman padat penduduk di seluruh Indonesia,” jelas Frank Cotton.

Terbukti, saat bertugas sebagai gubernur, Kang Emil melalui masa-masa sulit pandemi Covid-19. Sejumlah terobosan dikeluarkan oleh RK untuk menyelamatkan sebanyak-banyaknya nyawa.

”Komitmen anda terhadap pendidikan, berkelanjutan, dan keadilan sosial benar-benar menginspirasi,” tutur Frank Cotton.

Sebagai ucapan syukur, melalui akun Instagram-nya, RK sempat mengunggah momen sebelum dan setelah menerima gelar doktor honoris causa dari University of Glasgow dengan berterima kasih kepada ibunya.

”Terima kasih Maci, ibunda tercinta, atas segalanya yang tidak mungkin bisa dibalas anakmu ini dengan setara. Semoga Allah selalu memuliakan hidupmu. Aamiin,” ungkap Kang Emil.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya