Berita

Ilustrasi judi online/Ist

Pertahanan

Prajurit TNI Bunuh Diri Akibat Judi Online, KSAD Evaluasi Perekrutan

RABU, 12 JUNI 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak angkat bicara menyusul adanya prajurit TNI yang bunuh diri akibat terjerat pinjaman online untuk bermain judi online.

Maruli mengatakan, anggota TNI tersebut memiliki banyak utang lantaran melakukan judi online.

"Ya memang kalau kita lihat pelajari ininya (kasus) dia utangnya banyak. Mungkin dia tidak tahu mau bilang sama siapa maka itu (bunuh diri) yang terjadi,” kata Maruli di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (12/6).


Maruli mengaku telah melakukan evaluasi terhadap atasan anggota TNI tersebut.

"Kami juga mengevaluasi bagaimana komandannya, bagaimana waktu perekrutannya, ya itu yang bisa kita lakukan,” kata Maruli.

Maruli menambahkan bahwa pihaknya telah memberitahu pihak keluarga terkait kejadian tersebut.

"Dikasih tahu dong. Itu kan pertanggung jawaban, cuma kan kadang-kadang ada hal-hal yang kita menganggap sudah orang meninggal ngapain kita bicarakan lagi,” kata Maruli.

"Tapi evaluasi di dalam ya harus, kita enggak mau kejadian lagi lah,” sambungnya.

Dalam laporan yang beredar, Prada PS disebut gantung diri di Kamar OB Rumah Sakit lapangan Yonkes 1/YKH/1 Kostrad di Jalan Cimandala Raya, Cimandala, Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Selasa dini hari (4/6).

Kematian PS diduga berkaitan dengan judi online. Korban diduga bunuh diri karena stres terlilit utang.





Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya