Berita

Potongan video perampokan toko jam di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kecamatan Teluk Naga, Kota Tangerang, Banten/Ist

Presisi

Pelaku Perampokan Toko Jam Mewah Dibekuk di Puncak

Aksinya Terekam CCTV
RABU, 12 JUNI 2024 | 15:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Tangerang meringkus HK, pelaku perampokan toko jam tangan mewah di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kecamatan Teluk Naga, Kota Tangerang, Banten pada Sabtu (8/6).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, HK ditangkap pada Selasa (11/6) pukul 18.50 WIB di sebuah hotel di Kawasan Puncak, Bogor.

"Saat ini masih dilakukan pendalaman oleh penyidik pemeriksaan," kata Ade kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Rabu (12/6).


Aksi HK terekam CCTV dan videonya viral di media sosial. Salah satunya di akun Instagram wargajakarta.id.

Saat beraksi, terlihat pelaku membawa senjata tajam. Pelaku kemudian mengikat tangan tiga karyawan toko yang berada di lantai 1 atau tempat pakaian.

Setelah itu, pelaku yang bercelana pendek warna putih, kemeja corak putih dan topi hitam bergegas naik ke lantai 2 tempat jam tangan.

Di lantai dua, pelaku kembali mengikat tangan pegawai  perempuan seusai membuka lemari berisi jam tangan.

Jam tangan hasil curian kemudian dikumpulkan dalam kantong plastik berwarna merah.

Usai melakukan aksi pencurian, pelaku melarikan diri. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya