Berita

Presiden AS Joe Biden dan putranya Hunter Biden setibanya di Pangkalan Garda Nasional Udara Delaware di New Castle, Delaware, pada Selasa, 1 Juni 2024/Net

Dunia

Anak Biden Divonis Bersalah atas Kepemilikan Senjata Ilegal

RABU, 12 JUNI 2024 | 14:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Amerika Serikat, anak seorang presiden terjerat kasus hukum dan divonis bersalah oleh pengadilan.

Hunter Biden (54) anak Joe Biden dinyatakan bersalah oleh pengadilan federal pada Selasa (11/6) atas tiga dugaan kejahatan yang berkaitan dengan pembelian senjata api ilegal pada 2018 lalu.

Juri yang beranggotakan 12 orang berunding selama sekitar tiga jam selama dua hari sebelum membacakan keputusan.


Diputuskan bahwa Hunter telah melanggar undang-undang yang dimaksudkan untuk melarang pecandu narkoba memiliki senjata api.

Mendengar keputusan tersebut, Hunter tidak banyak merespon, dia hanya menganggukkan kepala, kemudian menepuk punggung pengacaranya, Abbe Lowell dan memeluk anggota tim kuasa hukumnya yang lain.

Atas kasus tersebut, Hunter terancam 25 tahun penjara dan denda hingga 750.000 dolar AS. Meskipun pada akhirnya Hunter kemungkinan akan menerima hukuman yang jauh lebih sedikit dari jumlah maksimal sebagai pelanggar pertama kali.

Biden memeluk putranya di Pangkalan Garda Nasional Udara Delawar. Presiden AS itu menyatakan dukungan untuk Hunter, dan akan menerima hasil keputusan pengadilan.

"Saya Presiden, tapi saya juga seorang Ayah. Saya akan menerima hasil dari kasus ini dan akan terus menghormati proses peradilan saat Hunter mempertimbangkan banding," tegasnya, seperti dimuat Reuters.

Proses persidangan tersebut, berjalan bersamaan dengan kasus lain di mana Hunter Biden menghadapi tuduhan penggelapan pajak di California.

Ini mempersulit upaya Partai Demokrat untuk menjaga fokus pemilu pada Trump, mantan presiden pertama yang dihukum karena kejahatan.

Selain menjadi gangguan politik, permasalahan hukum yang dialami Hunter telah membuka kembali luka lama yang menyakitkan bagi keluarga Biden sejak ia menjadi pecandu narkoba.

Saudara laki-lakinya, Beau, meninggal karena kanker pada tahun 2015, dan saudara perempuannya Naomi meninggal saat masih bayi dalam kecelakaan mobil tahun 1972 yang juga menewaskan ibu mereka, Neilia, istri pertama Joe Biden.

AS memiliki aturan yang melarang pecandu narkoba memiliki senjata api. Hunter pada tahun 2018 didakwa dengan pernyataan palsu karena membeli pistol kaliber 38 dan tidak jujur bahwa dirinya juga menggunakan narkoba.

Dia juga didakwa karena menyimpan senjata ilegal itu selama 11 hari.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya