Berita

Foto menunjukkan Komandan Hizbullah Wissam Hasan Tawil dan Komandan Sami Abdallah yang dilaporkan meninggal oleh serangan udara Israel pada Selasa, 11 Juni 2024/Net

Dunia

Petinggi Militer Hizbullah Tewas Dibom Israel

RABU, 12 JUNI 2024 | 09:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan udara Israel di wilayah Lebanon Selatan mengakibatkan tewasnya salah satu petinggi militer Hizbullah pada Selasa (11/6).

Sumber militer Lebanon mengungkap, komandan militer yang meninggal tersebut ialah Sami Abdallah, juga dikenal sebagai Abu Taleb.

"Dia adalah orang paling penting di Hizbullah yang terbunuh hingga saat ini sejak dimulainya perang Israel-Hamas di Jalur Gaza," ungkap laporan tersebut, seperti dimuat AFP.


Dikatakan bahwa serangan udara Israel menghantam kota Jouaiyya, 15 kilometer (sembilan mil) dari perbatasan Israel, menewaskan Abdallah dan tiga orang lainnya.

Hizbullah kemudian mengumumkan kematian pejuang kedua, dan sumber yang dekat dengan gerakan Muslim Syiah mengidentifikasi dia sebagai Mohammad Hussein Sabra, juga dikenal sebagai Baqer.

Hizbullah, sekutu Hamas, hampir setiap hari saling baku tembak dengan pasukan Israel sejak perang Gaza dimulai, yang dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober.

Baku tembak antara Hizbullah dan pasukan Israel semakin intensif dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan banyak kebakaran hutan di kedua sisi perbatasan.

Pada Selasa malam (11/6), tentara Israel menuduh Hizbullah meluncurkan 50 rudal di Dataran Tinggi Golan, sehingga memicu kebakaran.

Kekerasan lintas batas selama lebih dari delapan bulan telah menewaskan sedikitnya 467 orang di Lebanon, termasuk hampir 90 warga sipil.

Pihak berwenang Israel mengatakan sedikitnya 15 tentara mereka tewas dalam pertempuran itu.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya