Berita

Ilustrasi logo baru Nokia/Net

Tekno

Teknologi Terbaru Nokia Bisa Ubah Masa Depan Telepon Seluler

RABU, 12 JUNI 2024 | 06:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebagai raja di masa awal telepon seluler, Nokia ternyata masih terus melakukan inovasi. Terkini, pabrikan asal Finlandia itu memperkenalkan teknologi panggilan telepon yang bisa mengubah masa depan telepon seluler (ponsel).

Teknologi audio dan video imersif ini disebut-sebut mampu meningkatkan kualitas panggilan dengan suara tiga dimensi berbeda.

Dikutip Reuters, Selasa (11/6), panggilan saat ini bersifat monofonik. Sehingga interaksi via telepon tak mirip dengan suara asli. Elemen audio menjadi lebih sayu dan terdengar datar.


Nah, Nokia mengklaim, teknologi baru yang mereka perkenalkan akan membuat interaksi lebih hidup. Penelepon seperti berada di tempat yang sama dengan penerima telepon melakukan panggilan telepon.

Tak heran jika bos Nokia, Pekka Lundmark, mengklaim teknologi ini sebagai masa depan panggilan suara.

"Kami menunjukkan masa depan panggilan suara," jelasnya dikutip dari Reuters, Selasa (11/6).

Sementara itu, Presiden Nokia Technologies, Jenni Lukander menjelaskan, teknologi terbaru mereka menjadi lompatan besar dibandingkan teknologi monofonik.

"Ini jadi lompatan terbesar dari pengalaman panggilan suara sejak diperkenalkannya audio telepon monofonik yang digunakan pada smartphone dan PC sekarang," jelasnya.

"Hal ini jadi standar, jadi penyedia jaringan, produser handset mulai menerapkan pada produk mereka," sambung Lukander.

Bukan hanya untuk panggilan individu, teknologi suara tiga dimensi digunakan pula saat panggilan grup. Jadi suara peserta bisa dipisahkan berdasarkan lokasi spasialnya.

Dalam demonya, panggilan telepon dengan teknologi terbaru Nokia ini dilakukan dengan ponsel biasa yang didukung jaringan 5G. Teknologi itu juga jadi bagian dari standar 5G Advanced.

Saat ini Nokia tengah berusaha mendapatkan paten atas teknologi terbarunya itu, yang tampaknya butuh waktu lama. Jadi masih butuh beberapa tahun lagi bagi masyarakat untuk merasakan teknologi panggilan telepon terbaru ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya