Berita

Savings Bond Retail seri SBR013 bank bjb/Ist

Bisnis

Ada Kupon 6.60 Persen, bank bjb Tawarkan Savings Bond Retail Seri SBR013

SELASA, 11 JUNI 2024 | 09:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Savings Bond Retail seri SBR013 turut ditawarkan bank bjb kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk layanan investasi yang dapat diandalkan.
 
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto mengatakan, SBR013 adalah pilihan investasi yang menarik dengan keuntungan stabil dan risiko relatif rendah.
 
Terdapat dua pilihan tenor, yaitu SBR013T2 tenor 2 tahun dengan kupon floating with floor 6,45 persen p.a dan SBR013T4 tenor 4 tahun dengan kupon floating with floor 6,60 persen p.a.


SBR013 merupakan kupon SBR tertinggi sejak 2020 atau dalam 5 tahun terakhir. SBR013 memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan pendapatan rutin setiap bulan melalui kupon obligasi.
 
Penawaran SBR013 ini berlaku mulai tanggal 10 Juni hingga 4 Juli 2024. Para investor bisa melakukan pemesanan melalui bank bjb dengan proses mudah dan cepat.
 
“Ini adalah kesempatan bagus untuk mewujudkan cita-cita finansial bersama bank bjb," kata Widi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/6).
 
SBR013 diharapkan dapat menarik minat masyarakat luas, terutama mereka yang mencari instrumen investasi aman dan memberikan hasil stabil. Dengan kupon floating, investor mendapatkan keuntungan dari kenaikan suku bunga, namun tetap memiliki perlindungan dengan adanya batas minimal (floor).
 
Selain itu, partisipasi bank bjb dalam menawarkan SBR013 juga mencerminkan komitmen bank dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
 
"Kami berharap masyarakat bisa lebih aktif berinvestasi dan memanfaatkan produk-produk keuangan yang ada untuk mencapai tujuan keuangan mereka," ucap Widi.
 
Adapun Savings Bond Ritel (SBR) adalah salah satu instrumen SUN yang diperuntukkan bagi investor individu WNI di pasar perdana. SBR memiliki karakteristik tidak dapat diperjualbelikan (non-tradable) di pasar sekunder, namun ada fasilitas early redemption atau pencairan lebih awal sebagian sebelum tanggal jatuh tempo, serta jenis kupon mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor).
 
SBR013 terbit tanpa warkat dengan nilai minimal pemesanan Rp1 juta (1 unit) dan maksimal pemesanan Rp5 miliar untuk tenor 2 tahun dan Rp10 miliar untuk tenor 4 tahun. Gabungan dari kedua tenor, maka kuota maksimal pemesanan per investor senilai Rp15 miliar.
 
Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan SBR013, masyarakat dapat mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat atau mengakses layanan online melalui situs resmi bank bjb.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya