Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Indopol Survei: Pilkada Jawa Timur Rasa Koalisi Pilpres 2024

SELASA, 11 JUNI 2024 | 14:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dinamika Pilkada Jawa Timur kental aroma kekuatan elite pusat, dengan ramainya dukungan pada pasangan petahana Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.

Bahkan, kata Direktur Indopol Survei Jawa Timur Fauzin Ahmad, koalisi pendukung Khofifah-Emil membawa rasa Pilpres 2024, karena digerakkan Demokrat, PAN, dan Gerindra.

"Koalisi rasa Pilpres sangat terasa sekali, sepertinya kuat sekali aroma elit politik pusat di Pilgub Jatim," ujar Fauzin kepada wartawan, Selasa (11/6).


Memang, kata Fauzin, Khofifah-Emil sangat mungkin berhadapan dengan kompetitor yang juga unggul. Mengingat PKS sebagai pemenang Pileg Jatim bersama PDIP belum mengumumkan dukungan Pilkada 2024.

"PKB dan PDI Perjuangan sebagai partai pemilik kursi terbanyak pertama dan kedua, belum deklarasi calon. Padahal PKB mengantongi satu tiket tanpa perlu koalisi," tuturnya.

Lanjutnya, beberapa figur memang digadang-gadang oleh PKB, seperti KH Marzuki Mustamar dan Ida Fauziyah. Sementara beberapa figur PDIP seperti Rismaharini juga muncul dipermukaan.

Menurutnya, hanya PKB dan PDIP harapan warga Jatim untuk bisa memberikan opsi figur lain selain calon petahana.

"Tapi jika kedua parpol ini atau salah satunya merapat juga ke petahana, maka warga Jawa Timur dipaksa untuk menerima pilihan figur yang dikehendaki oleh elit di pusat," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya