Berita

Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin/Ist

Nusantara

Bey Machmudin Siapkan Bonus Kontingen Peparnas 2024

Jabar Target Juara Umum
SELASA, 11 JUNI 2024 | 13:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kontingen Jawa Barat menargetkan meraih juara umum pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII Tahun 2024 yang akan berlangsung di Provinsi Sumatera Utara pada 6-13 Oktober 2024 mendatang.

Target itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin di hadapan para pengurus NPCI (National Paralympic Committee of Indonesia) Jabar yang baru dilantik di Hotel Horison, Kota Bandung, Senin (10/6).

"Pada Peparnas tahun 2024, kita menargetkan jadi juara umum, sanggup ya. Nanti bonus sudah disiapkan," kata Bey dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.


Bey optimistis target tersebut bisa tercapai mengingat kualitas para atlet paralimpik yang selalu berprestasi di setiap event.

Apalagi, NPCI Jabar kini dipimpin Hari Susanto yang merupakan mantan atlet dan pernah mengharumkan nama Jabar.

"Kita tahu Ketua NPCI Jabar ini adalah seorang atlet yang sukses tentunya. Kita berharap sebagai ketua pun akan sukses membawa organisasinya," kata Bey.

Bey berpesan kepada Ketua NPCI Jabar yang baru agar menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi dan komitmen.

Tak hanya menjalankan program, para pengurus NPCI Jabar juga harus menjadi inspirator dan motivator dalam melaksanakan tugasnya.

"Bagaimana para pengurus harus melakukan kegiatan yang luar biasa, jangan hanya menjalankan program, tapi harus juga menjadi inspirator dan motivator dalam melaksanakan tugas ini," demikian Bey.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya