Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) di Galeri Sentra Batik Pewarna Alam Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (8/6)/Ist

Bisnis

Zulhas Dorong Pelaku UKM Go International

SENIN, 10 JUNI 2024 | 14:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mendorong para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Galeri Sentra Batik Pewarna Alam Gunung Pati, Semarang, Jawa Tengah untuk menjajaki pasar ekspor.

Salah satunya, dengan berpartisipasi pada Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 yang akan digelar pada 9-12 Oktober 2024. Pameran ini bertujuan agar produk Indonesia makin mendunia.

Hal ini disampaikan Mendag Zulhas saat mengunjungi dan melakukan dialog dengan pelaku UKM Galeri Sentra Batik Pewarna Alam Gunung Pati, Semarang, hari ini, Sabtu, (8/6). Dialog dihadiri 100 pelaku UKM.


“Setiap ke daerah, saya selalu mengunjungi UMKM, terutama usaha yang menjadi ciri khas daerah itu. Di sini, kita punya batik. Batik sudah menjadi produk kelas dunia. Oleh karena itu, saya mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap perajin, industri, dan UMKM di sektor ini, secara terus-menerus dengan segala daya dan upaya,” urai Mendag dalam keterangannya yang diterima redaksi, Senin (10/6).

Galeri Sentra Batik Pewarna Alam Gunung Pati yang terletak di kampung Malon ditunjuk sebagai salah satu wilayah dari 16 wilayah yang menerima Program Kampung Tematik di wilayah Kota Semarang.

Para perajin batik yang tergabung dalam kelompok Batik Kampung Malon sepakat menggunakan bahan pewarna alami untuk memproduksi batik dengan mengusung semangat cinta lingkungan.

Galeri Sentra Batik Gunung Pati terkenal dengan produksi batik warna alami yang berasal dari tumbuh- tumbuhan, seperti dari daun indigo, limbah bakau, kulit mahoni, secang, tegeran, dan jelawe. Ini tentunya sangat menarik bagi para pembeli dari berbagai negara.

Mendag Zulkifli Hasan mendorong agar pelaku UKM Galeri Sentra Batik Pewarna Alam Gunung Pati dapat berpartisipasi pada TEI 2024 dengan bantuan dari pemerintah daerah agar dapat mempromosikan produk-produknya ke mancanegara.

“Nanti dipilih pelaku UKM terbaik dengan dibantu pemerintah daerah sehingga para perajin tidak mengeluarkan biaya untuk mempromosikan produknya di TEI 2024 agar dapat ‘go international’. Kalau mau ekspor, TEI adalah tempatnya. Diperkirakan 40 ribu buyer dari 180 negara, seperti India dan negara-negara di kawasan Timur Tengah, Eropa, serta Afrika akan mengunjungi TEI,” imbuh Zulhas.

Selain itu, Mendag Zulkifli Hasan menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama dari berbagai pihak untuk mempromosikan produk Indonesia.

Dia juga menyampaikan, Kemendag memiliki perwakilan perdagangan di luar negeri seperti Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan Atase Perdagangan (Atdag) yang dapat membantu para pelaku UKM memasarkan produknya di pasar global.

“Kata kuncinya kolaborasi antara pengusaha batik, pemerintah daerah, pemerintah pusat, para duta besar, serta perwakilan perdagangan dari seluruh dunia. Para duta besar dan perwakilan Perdagangan mendatangkan buyer dari luar negeri pada TEI 2024. Jadi, kerja sama,” tutupnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut yaitu Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Sakina Rosellasari. Turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya