Berita

Ilustrasi mahasiswa India.

Dunia

Modi: Kualitas Pendidikan Tinggi India Akan Lebih Ditingkatkan Lagi

MINGGU, 09 JUNI 2024 | 02:08 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Sepanjang sepuluh tahun terakhir jumlah perguruan tinggi India masuk dalam daftar 150 perguruan tinggi terbaik di dunia versi QS World University Rankings. Peningkatan tersebut sebesar 318 persen dan merupakan pertumbuhan tertinggi di antara negara-negara G20.

Menurut Perdana Menteri Narendra Modi, ini adalah salah satu buah dari kebijakan pemerintah di sektor pemerintah selama dekade terakhir. Dia menekankan, pemerintahan India yang akan terbentuk dari hasil pemilu terakhir akan berbuat lebih banyak lagi untuk meningkatkan penelitian dan inovasi.

“Selama dekade terakhir, kami fokus pada perubahan kualitatif di sektor pendidikan. Hal ini tercermin dalam QS World University Rankings. Saya memuji mahasiswa, dosen dan institusi atas kerja keras dan dedikasinya. Dalam hal ini, kami ingin berbuat lebih banyak lagi untuk meningkatkan penelitian dan inovasi,” kata PM Modi dalam postingannya di X.


Pengakuan ini diberikan di tengah upaya India untuk meningkatkan sektor pendidikan tinggi dan kedudukan akademisnya di pangung global. QS World University Rankings berfungsi sebagai tolok ukur penting untuk menilai kualitas dan reputasi universitas di seluruh dunia.

QS World University Ranking 2025, yang dirilis pada hari Rabu oleh Quacquarelli Symonds (QS), mengungkapkan bahwa Institut Teknologi India (IITs) Bombay dan Delhi telah mendapatkan posisi di antara 150 universitas terbaik secara global. IIT Bombay telah meningkatkan peringkatnya dari 149 menjadi 118, naik 31 peringkat, sementara IIT Delhi naik 47 poin untuk mencapai posisi ke-150 secara global.

Massachusetts Institute of Technology (MIT) terus menduduki posisi teratas secara global dalam peringkat QS, menandai tahun ke-13 berturut-turut berada di peringkat teratas.

Delhi University (DU) terkenal karena kemampuan kerja para lulusannya, dan menempati posisi ke-44 secara global dalam kategori hasil ketenagakerjaan.

India merupakan negara dengan representasi universitas terbesar ketiga di Asia dalam hal peringkat universitas, hanya tertinggal dari Jepang dengan 49 universitas dan Tiongkok (Daratan) dengan 71 universitas.

Pernyataan QS menunjukkan bahwa 61 persen universitas di India mengalami peningkatan peringkat, 24 persen mempertahankan posisinya, 9 persen mengalami penurunan peringkat, dan tiga universitas baru pertama kali masuk dalam pemeringkatan tersebut.

Selain itu, 37 universitas di India telah menunjukkan peningkatan kinerja dalam Kutipan per Fakultas, yang menunjukkan peningkatan dampak hasil penelitian.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya