Berita

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid Kantor DPP PKB, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/6)/RMOL

Politik

PKB Masih Pertimbangkan Usung Anies di Pilkada Jakarta

SABTU, 08 JUNI 2024 | 23:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mempertimbangkan nama mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk diusung dalam Pilkada Jakarta 2024.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan jika partainya mengusung Anies Baswedan maka yang bersangkutan harus mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) di PKB.

“Sebentar lagi tunggu kan ada proses kan. Kita harus hormati semua proses, ada daftar, sudah daftar, untuk UKK, UKK nanti deklarasi. Karena kan Pilgub atau cakada kan pasangan, siapa pasangannya gitu,” kata Jazilul kepada wartawan di Kantor DPP PKB, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (8/6).


“Pak Anies mau berpasangan dengan siapa? PKB juga punya stok,” tambahnya.
 
Kendati begitu, lanjut Jazilul, selain proses administratif, masih ada proses politik dalam menghadapi Pilkada Jakarta November mendatang.

Dia menyebut bahwa partainya membuka ruang untuk berkoalisi dengan partai lain.

“Nah itu kan prosesnya masih lumayan memerlukan waktu. Partai koalisi apa saja, pasangannya siapa tidak cukup hanya menyebut nama satu orang,” ujar Wakil Ketua MPR RI ini,

Saat disinggung mengenai kapan waktu pasti mengusung Anies Baswedan dan kader PKB, Jazilul pun masih belum bisa memastikan hal tersebut.

“Belum. Belum keputusan kok, baru wacana. Ya tentu kalau sudah duduk bareng di situ dibicarakan secara objektif secara kekeluargaan kalau sekarang kan masih gak bisa kita, menilai apakah serius atau enggak kan belum tahu,” jelasnya.

Termasuk jika ada parpol lain yang tertarik untuk mengusung Anies Baswedan apakah partainya bakal merapat untuk berkoalisi, Jazilul pun menyebut hal itu belum dapat dipastikan.

“Ketertarikan partai-partai kepada cakada itu pertama dari popularitas dan elektabilitas, dari siapapun, Pak Anies memiliki itu di DKI, maka partai yang lain untuk mencari tokoh lain yang punya popularitas itu juga tidak mudah,” tandas dia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya