Berita

Peresmian nama Jalan Pemimpin Ahmed Sukarno di Tunis, Ibukota Tunisia, 6 Juni 2024./KBRI Tunisia

Dunia

Peringati HUT Sang Proklamator, Tunisia Hadiahkan Jalan Ahmed Sukarno

JUMAT, 07 JUNI 2024 | 23:23 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pemerintah Tunisia meresmikan sebuah jalan di kawasan bergengsi di Ibukota Tunis. Jalan itu diberi nama Jalan Pemimpin Ahmed Sukarno.  

Penamaan jalan di dekat Danau Tunis ini merupakan penghormatan Republik Tunisia pada sosok Presiden Sukarno. Peresmian nama jalan dilakukan bersamaan pada peringatan hari kelahiran Bung Karno tanggal 6 Juni lalu.

Selain untuk mengenang Bung Karno, menurut Kedutaan Tunisia ddi Jakarta, penamaan jalan itu juga untuk  menggarisbawahi komitmen berkelanjutan Tunisia terhadap nilai-nilai dan prinsip-prinsip Konferensi Bandung tahun 1955.


“Jalan baru di kawasan Danau di Tunis adalaah salah satu kawasan paling bergengsi di ibu kota, bertuliskan nama Pimpinan Ahmed Sukarno, presiden pertama Indonesia,” tulis Kedutaan Tunisia dalam keterangan kepada redaksi.

Tunisia mengenang Presiden Sukarno sebagai seorang pendukung gerakan pembebasan masyarakat terjajah dan tertindas di seluruh dunia. Bung Karno juga memberikan dukungan tidak kecil pada perjuangan rakyat Tunisia untuk mendapatkan  kebebasan dan kemerdekaan.

“Ini menunjukkan kekuatan dan soliditas ikatan persahabatan dan kerjasama antara bangsa Tunisia dan Indonesia serta merupakan tanda kesetiaan dan penghargaan yang tiada henti terhadap para founding fathers serta nilai-nilai dan semangat Konferensi Bandung tahun 1955, yaitu kemerdekaan rakyat tertindas, perjuangan kedaulatan nasional dan pembebasan bangsa Afrika dan Asia,” tulis Kedutaan Tunisia lagi.

Tak lupa, penamaan jalan dengan menggunakan nama Bung Karno ini  juga merupakan tanda solidaritas dengan rakyat Palestina atas perjuangan melawan pendudukan dan penindasan Zionis.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya