Berita

Raffi Ahmad dan Zita Anjani saat bagi-bagi makan siang dan susu gratis di Paud Harapan Bangsa, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (7/6)/Ist

Politik

Safari Bareng Zita Anjani, Raffi Ahmad: Selama Kompeten, Wanita Boleh Jadi Pemimpin

JUMAT, 07 JUNI 2024 | 21:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelaku industri kreatif sekaligus publik figure Raffi Ahmad menilai Ketua DPP PAN Zita Anjani bisa menjadi sosok wanita yang bisa memberikan dampak positif terhadap perkembangan industri kreatif di Jakarta.

Sebab Zita yang didorong PAN maju di Pilkada 2024, dinilai memiliki pengalaman untuk mendorong industri kreatif di Jakarta semakin berkambang.

Kata Raffi Ahmad, Zita Anjani memiliki segudang pengalaman, salah satunya pernah menjadi Pimpinan DPRD DKI Jakarta. Selain itu, Zita memiliki latar belakang pendidikan yang baik.


"Bunda Zita ini sosok yang hebat, alhamdulillah. Saya sudah kenal sosok beliau sudah cukup lama. Beliau tegas, gaul, asik bisa disebut bunda, kakak, dan menjadi sahabat," kata Raffi Ahmad saat bagi-bagi makan siang dan susu gratis di Paud Harapan Bangsa, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (7/6).

Dia mengatakan untuk sosok pemimpin di Jakarta tidak mesti selalu isi oleh pria saja. Namun, wanita juga bisa memainkan peran penting menjadi pemimpin di Jakarta.

“Kalau soal kepemimpinan laki-laki dan wanita itu setara dalam kepemimpinan,” jelasnya.

Dia menilai selama mempunyai kompetensi khususnya dalam industri kreatif maka wanita dan pria memiliki kesempatan yang sama untuk mengisi posisi kepemimpinan di Jakarta.

“Kalau wanitanya punya kompetensi yang baik (di bidang industri kreatif) kita harus dukung. Karena kepemimpinan itu bisa laki-laki dan perempuan,” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya