Berita

Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

AHY Klaim Masalah Tanah di IKN Tinggal Eksekusi

JUMAT, 07 JUNI 2024 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bertekad menyukseskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Penegasan itu disampaikan Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, saat menyampaikan progres 100 hari kerja di kantornya, di kawasan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Jumat (7/6).

"Prinsipnya mempercepat pembangunan infrastruktur di IKN, tetapi tidak boleh atas nama percepatan kemudian menggusur masyarakat tanpa memberi kepastian dan harapan hidup," katanya.


Dijelaskan lebih lanjut, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, tidak boleh ada masyarakat jadi korban atas pembangunan yang dilakukan di tempatnya.

Kementerian ATR saat ini menyediakan 4 paket pengadaan tanah di IKN untuk infrastruktur tahap 1, sistem pengelolaan air minum, jalan shortcut Pasar Sepaku dan akses jalan tol menuju IKN.

"Ini sedang diberesi. Tinggal eksekusi. Jadi bukan lagi masalah yang ruwet, tinggal eksekusi secara tetap sasaran," ungkap ketua umum Partai Demokrat itu.

AHY juga menambahkan, proses ganti rugi terhadap lahan menjadi syarat agar tidak terjadi konflik lahan. Dengan begitu pihaknya baru bisa mengeluarkan sertifikat.

"Itu dilakukan dengan humanis, agar tidak meninggalkan bom waktu atau masalah di kemudian hari," pungkasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya