Berita

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memberi rekomendasi kepada Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri sebagai bakal Cagub dan Cawagub Sulawesi Tengah (Sulteng)/RMOL

Politik

PILKADA SULTENG 2024

PSI Rekomendasikan Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri

JUMAT, 07 JUNI 2024 | 16:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberi rekomendasi kepada Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri sebagai bakal Cagub dan Cawagub Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pemberian rekomendasi itu secara simbolis diberikan oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di Basecamp DPP PSI Jalan Wahid Hasyim Nomor 194, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (7/6).

“Saya sebagai Ketua Umum PSI memberikan surat rekomendasi sebagai bentuk dukungan kami kepada paslon Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri sebagai cagub dan cawagub Sulteng 2024-2029,” kata Kaesang.


Kaesang mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali berkomunikasi dan berdiskusi dengan Ahmad Ali mengenai rencana maju di Pilkada Sulteng 2024.

Dari hasil diskusi tersebut, Kaesang menilai sosok Ahmad Ali mempunyai rencana yang baik untuk menyejahterakan warga Sulteng.

“Jadi saya merasa Pak Ahmad Ali punya komitmen yang sangat tinggi dan juga merupakan calon terkuat sebagai pemimpin Sulteng,” kata Kaesang.

Atas dasar itu, Kaesang menginstruksikan seluruh kader PSI Sulteng untuk memenangkan pasangan Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri.

“Saya meminta kader PSI di Sulteng bisa memangkan kedua calon Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri nanti sebagai gubernur dan wagub Sulteng,” pungkas Kaesang.

Turut hadir saat jumpa pers Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Anggota Dewan Pembina PSI Isyana Bagoes Oka, hingga Ketua DPW PSI Sulteng Rudy Oscar Massie.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya