Berita

Perdana Menteri Narendra Modi/Net

Bisnis

Bursa Saham India Sempat Lesu Usai Perolehan Suara Modi Lebih Rendah dari Harapan

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 12:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bursa saham India terpantau kembali melesu setelah pengumuman hasil perolehan suara Partai Bharatiya Janata (BJP) milik Perdana Menteri Narendra Modi lebih rendah dari perkiraan.

Dikutip dari Reuters pada Kamis (6/6), indeks Nifty 50 tercatat turun 0,1 persen pada awal perdagangan hari ini setelah anjlok 6 persen sehari sebelumnya.

Berdasarkan hasil resmi yang diumumkan Selasa malam, BJP sendiri diketahui memenangkan 240 kursi, sementara Koalisi Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang dipimpin oleh BJP dan sejumlah partai yang lebih kecil mengumpulkan 286 kursi, lebih banyak dari 272 kursi yang dibutuhkan untuk mendapatkan mayoritas di parlemen.


Namun angka yang diperoleh BJP sendiri tahun ini lebih sedikit dibandingkan raihan 303 kursi pada pemilu sebelumnya di 2019 lalu.

Perolehan suara BJP yang mengecewakan ini telah memicu arus keluar modal asing. Hal tersebut terjadi karena para investor merasa khawatir bahwa Modi akan kesulitan menjalankan reformasi ekonominya yang dijanjikan.

Meski demikian, Modi diyakini masih dapat mengamankan masa jabatan ketiganya sebagai perdana menteri. Dalam waktu dekat, ia akan bertemu dengan sekutunya untuk membahas pembentukan pemerintahan.

"Meskipun jumlah kursinya lebih kecil, kami memperkirakan kesinambungan kebijakan secara luas di mana pemerintah tetap mempertahankan fokusnya pada peningkatan belanja modal, kemudahan melakukan langkah-langkah bisnis, dan konsolidasi fiskal bertahap," kata lembaga pemeringkat Fitch dalam laporannya mengenai hasil pemilu India.

Adapun pada perdagangan awal pekan ini, bursa saham India sempat melejit 3,5 persen ke level tertingginya setelah survei exit poll menunjukkan kemenangan sementara pada partai yang berkuasa milik Modi.

Sebagian besar jajak pendapat menunjukkan bahwa partai BJP menang telak dengan mengamankan kursi 350-400 kursi dalam pemilu yang berakhir pada Sabtu kemarin.

Namun, hasil akhir yang tidak sesuai perkiraan telah membuat bursa saham di India kembali melesu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya