Berita

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor saat digiring ke Rutan KPK/RMOL

Hukum

Anak Buah Gus Muhdlor Dicecar KPK soal Aliran Duit Korupsi

SELASA, 04 JUNI 2024 | 14:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Anak buah Bupati Sidoarjo nonaktif, Ahmad Muhdlor Ali (AMA) alias Gus Muhdlor dicecar tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait besaran uang korupsi yang diterima Gus Muhdlor.

Hal itu merupakan salah satu materi yang didalami tim penyidik kepada saksi Achmad Masruri selaku staf Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor.

"Senin (3/6) bertempat di Polda Jatim, tim penyidik telah selesai memeriksa saksi Achmad Masruri," kata Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri kepada wartawan, Selasa siang (4/6).


Ali menjelaskan, anak buah tersangka Gus Muhdlor itu dicecar soal dugaan besarnya pemotongan uang.

"Serta pendalaman atas adanya aliran uang yang didapatkan tersangka AMA dari berbagai pihak yang kemudian digunakan untuk kebutuhan pribadinya," pungkas Ali.

Pada hari ini di Polda Jatim, tim penyidik KPK juga memanggil 9 orang saksi, yakni Sulistyono selaku ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, Setya Handaka selaku ASN Pemkab Sidoarjo, Abdul Muntolip selaku ASN Pemkab Sidoarjo, Ninik Sulastri selaku ASN Pemkab Sidoarjo.

Selanjutnya, Andjar Surjadianto selaku Inspektur Pemkab Sidoarjo, Aswin Reza Sumantri selaku staf Bupati, Ridho Prasetyo selaku Kepala BKD Sidoarjo tahun 2021, Helena Milli Respati selaku swasta, dan Robbin Alan Nugroho alias Robbin selaku kontraktor.

Pada Selasa (7/5), KPK resmi menahan Gus Muhdlor sebagai tersangka ketiga.

Sebelumnya, KPK sudah menahan dua orang tersangka, yakni Ari Suryono (AS) selaku Kepala BPPD Pemkab Sidoarjo, dan Siska Wati (SW) selaku Kasubag Umum BPPD Pemkab Sidoarjo yang ditangkap karena terjaring tangkap tangan.





Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya