Berita

Para pemimpin G7/Net

Global

G7 Dukung Penuh Proposal Gencatan Senjata Biden

SELASA, 04 JUNI 2024 | 12:02 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rancangan gencatan senjata permanen untuk perang Gaza yang diumumkan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mendapat dukungan penuh dari para pemimpin G7.

Dalam sebuah pernyataan bersama, G7 menilai proposal Biden mampu mengarah pada gencatan senjata segera di Gaza, pembebasan semua sandera, peningkatan bantuan kemanusiaan yang signifikan, hingga diakhiri konflik secara permanen.

Untuk itu, G7, di mana Italia memegang jabatan presiden bergilir pada tahun 2024, menegaskan kembali dukungannya terhadap proposal Biden.


"Para pemimpin G7 sepenuhnya mendukung dan akan berdiri di belakang gencatan senjata komprehensif dan kesepakatan pembebasan sandera untuk perang Gaza yang digariskan oleh Presiden AS Joe Biden," tegasnya, seperti dimuat Reuters pada Selasa (4/6).

Selain mendukung rencana gencatan senjata, G7 juga sepakat untuk mendesak agar Hamas menerima kesepakatan tersebut.

"Kami menyerukan Hamas untuk menerima kesepakatan ini. Kami mendesak negara-negara yang memiliki pengaruh terhadap Hamas untuk membantu memastikan bahwa mereka melakukan hal tersebut," tambahnya.

Pekan lalu, Biden memaparkan apa yang digambarkan sebagai proposal gencatan senjata Israel tiga tahap dan mendapat reaksi awal yang positif dari Hamas.

Pada Senin (3/6),  Biden berbicara dengan emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad bin Khalifa al-Thani tentang kesepakatan tersebut, mendesak Doha untuk memberikan tekanan pada Hamas.

Menurut Biden, ini adalah peluang terbaik untuk mencapai kesepakatan, dan jika Hamas menolaknya, hal itu hanya akan memperpanjang konflik.

"Dia (Biden) mendesak Emir Tamim untuk menggunakan semua langkah yang tepat untuk menjamin penerimaan Hamas terhadap perjanjian tersebut dan menegaskan bahwa Hamas sekarang menjadi satu-satunya hambatan bagi gencatan senjata total dan bantuan bagi rakyat Gaza,” kata Gedung Putih.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya