Berita

Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, duduk di Majelis Umum PBB/Net

Dunia

Pakar PBB Desak Semua Anggota Akui Negara Palestina

SELASA, 04 JUNI 2024 | 11:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Guna menjamin perdamaian di Timur Tengah, sekelompok pakar PBB menyerukan agar semua negara anggota mengakui negara Palestina.

Para ahli yang tergabung dalam Pelapor Khusus PBB mengenai situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina, mengatakan pengakuan itu penting diberikan untuk memenuhi hak-hak rakyat Palestina menuju kebebasan dan kemerdekaan.

“Ini adalah prasyarat bagi perdamaian abadi di Palestina dan seluruh Timur Tengah. Dimulai dengan deklarasi gencatan senjata segera di Gaza dan tidak ada lagi serangan militer ke Rafah,” kata mereka, seperti dimuat AFP pada Selasa (4/6).


Para pakar juga menekankan bahwa solusi dua negara tetap menjadi  satu-satunya jalan yang disepakati secara internasional menuju perdamaian dan keamanan bagi Palestina dan Israel.

"Ini merupakan jalan keluar dari siklus kekerasan dan kebencian yang terjadi selama beberapa generasi," tegasnya.

Seruan itu muncul kurang dari seminggu setelah Spanyol, Irlandia, dan Norwegia secara resmi memberikan pengakuan terhadap Palestina.

Ketiga negara tersebut berharap keputusan mereka akan mendorong negara-negara Uni Eropa lainnya untuk melakukan hal yang sama. Parlemen Denmark kemudian menolak proposal untuk mengakui negara Palestina.

Tel Aviv berulang kali mengecam pengakuan negara Palestina, dan mengatakan bahwa tindakan itu sama saja dengan memberikan hadiah kepada kelompok Hamas yang dicapnya sebagai teroris.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya