Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Rakernas ke-17 Apeksi, Jokowi Singgung Masalah Kemacetan Kota Meningkat

SELASA, 04 JUNI 2024 | 10:13 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-17 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), dibuka Presiden Joko Widodo dengan menyinggung masalah klasik perkotaan, yaitu soal kemacetan.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya buka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-17 di Balikpapan tahun 2024," ujar Jokowi membuka acara, dikutip dari siaran langsung kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (4/6).

Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan permasalah kemacetan yang dia prediksi akan meningkat di masa mendatang menuju Indonesia Emas 2045.


"Sudah sering saya sampaikan bahwa di tahun 2045 (ada) 70 persen penduduk kita ini akan ada di perkotaan. Kalau dunia di tahun 2058, (ada) 80 persen penduduk dunia ini akan ada di perkotaan. Apa yang akan terjadi? Beban kita akan menjadi sangat berat," katanya.

Presiden ketujuh RI yang sudah menjabat dua periode itu mengklaim telah melihat tanda-tanda kesadaran penduduk di perkotaan.

"Kita melihat sekarang ini sudah banyak kota-kota di negara kita sudah mulai macet," katanya.

Oleh karena itu, Jokowi mengimbau kepada seluruh wali kota di seluruh Indonesia untuk menyiapkan grand design pembangunan kota yang ramah lingkungan, dan diharapkan tidak memunculkan kemacetan yang lebih tinggi lagi.

"Oleh sebab itu sekali lagi rencana kota mengenai transportasi massa, transportasi umum harus disiapkan," tambah Jokowi menegaskan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya