Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno/Ist

Politik

Sandiaga Pesimis Gen Z Bisa Punya Rumah Jika Tapera Ditunda

MINGGU, 02 JUNI 2024 | 14:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang digagas pemerintah menuai pro kontra. Pasalnya gaji aparatur sipil negara (ASN) dan swasta akan dipotong tiap bulannya sebesar 3 persen.

Sebagian kalangan menilai kebijakan ini sebagai solusi penyediaan hunian yang layak. Sedangkan sebagian lainnya menganggap program ini justru menambah beban rakyat.

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, masyarakat saat ini mengalami begitu banyak tantangan, khususnya sektor ekonomi.


"Tapi kebutuhan terhadap perumahan rakyat itu merupakan keniscayaan," kata Sandi seperti dikutip redaksi melalui akun X miliknya, Minggu (2/6).

Menurut mantan Wakil Gubernur Jakarta ini, jika program Tapera tidak dilakukan sekarang maka dampaknya akan berimbas kepada kaum milenial alias Gen Z.

"Kalau ditunda-tunda terus Gen Z nggak akan pernah bisa punya rumah. Saya bisa jamin itu, Gen Z nggak akan bisa punya rumah kalau tidak dibantu dari sekarang untuk pendanaan," jelas Sandi.

Oleh karena itu, Pemerintah masih mencari formulasi yang tepat sebelum menerapkan kebijakan ini. Sebab pemerintah tidak bisa menanggung semuanya sendiri.

"Harus dicari mekanismenya, nggak bisa semuanya dibebankan kepada pekerja tapi nggak bisa juga semuanya dibebankan kepada pemerintah tapi ada sebuah yang disebut kemitraan," pungkasnya.



Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya