Berita

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/Net

Politik

Jokowi Sudah Tepat Beri Waktu Pansel Capim KPK Bekerja Cukup Panjang

SABTU, 01 JUNI 2024 | 15:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tenggat waktu terhadap Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang cukup lama hingga berakhirnya masa jabatan Pimpinan KPK periode sekarang dinilai sudah tepat.

Pasalnya, Pansel Capim KPK dapat menjalankan tugasnya dengan waktu cukup untuk menyeleksi para Capim berintegritas dan punya kapasitas.

Demikian disampaikan Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (1/6).


“Pansel KPK yang dibentuk Jokowi dapat bekerja cukup lama. Waktu tersebut cukup bagi Pansel untuk secara aktif mencari sosok yang punya kapasitas dan berintegritas menjadi calon pimpinan KPK,” kata Jamiluddin.

Meski begitu, Jamiluddin menilai tidak hanya soal waktu yang cukup. Menurutnya, diperlukan pula kewenangan penuh bagi para Pansel Capim KPK dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Tanpa kewenangan penuh tentu waktu yang cukup lama itu tidak akan dapat memilih calon pimpinan yang punya kapabilitas dan berintegritas,” kata mantan Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) IISIP ini.

Lebih jauh, Jamiluddin berharap Pansel Capim KPK juga bisa tetap profesional dan mengedepankan transparansi dalam menjaring Capim Lembaga Antirasuah.

“Pansel Capim KPK juga harus terbuka dalam menjaring calon pimpinan KPK,” pungkasnya.

Presiden Joko Widodo telah meneken Keputusan Presiden (Keppres) tentang pembentukan panitia seleksi calon pimpinan (Pansel Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu diungkapkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada wartawan pada Kamis (30/5).

Pratikno pun membeberkan identitas 9 anggota pansel capim dan Dewas KPK.

Adapun, kesembilan Pansel Capim dan Dewas KPK itu terdiri dari Ketua yang juga merangkap anggota adalah Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, dan Wakil Ketua merangkap anggota adalah Rektor IPB Profesor Arief Satria.

Kemudian, anggota Pansel Capim KPK lainnya yakni; Ivan Yustiavandana selaku Ketua PPATK, Nawal Nely selaku Komisaris PT PLN Persero, Profesor Ahmad Erani Yustika selaku Kepala Sekretariat Wakil Presiden, Y. Ambeg Paramarta selaku Kepala Badan Strategi Kebijakan Hukum dan HAM Kemenkumham.

Selanjutnya, Profesor Elwi Danil selaku Guru Besar Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Andalas, Rezki Sri Wibowo selaku Dewan Pengurus Transparency International Indonesia (TII), dan Taufik Rachman.

Kesembilan pansel dimaksud pun sudah mengumumkan bahwa pendaftaran capim KPK dimulai sejak 26 Juni 2024 hingga 15 Juli 2024. Sedangkan pengumuman resmi pendaftaran capim dan Dewas KPK akan dimuat dalam situs resmi KPK dan Sekretariat Negara sejak 4-25 Juni 2024.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya