Berita

Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera)/Net

Politik

Apindo Klaim PP Tapera Keluar Dadakan Tanpa Konsultasi

SABTU, 01 JUNI 2024 | 13:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) 21/2024 tentang Perubahan atas PP 25/2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dinilai terbit tiba-tiba.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W Kamdani berujar, proses penerbitan regulasi Tapera memang sudah pernah dibahas bersama pada 2016 lalu. Namun khusus untuk PP terasa mendadak.

"Saat UU diproses (tahun) 2016 hingga keluar UU 4/2016, DPR memang konsultasi bersama kami. Saat itu, kami memberikan masukan terkait Tapera ini," kata Shinta dalam daring bertema Tapera, Antara Nikmat dan Sengsara, dikutip Sabtu (1/6).


Shinta mencermati, masih banyak kecacatan dan butuh perbaikan dalam PP 25/2020. Apindo pun mengeluarkan sejumlah rekomendasi sebagai masukan. Namun sayangnya, masukan tidak mendapat tanggapan hingga PP 21/2024 terbit.

"Sehingga kami juga agak kaget nih, mendadak sudah keluar PP 21/2024 seperti ini. Jadi sebelum PP 21 keluar, memang pemerintah belum mengonsultasikan balik kepada kami," ungkapnya.

Apindo juga menyoroti tujuan Tapera yang notabene sebagai tabungan justru dipaksakan melalui pemotongan gaji pekerja maupun pemberi kerja. Padahal saat ini pekerja sudah ada BPJS Ketenagakerjaan dengan benefit yang sama.

"Memang tujuannya baik, yakni untuk penyiapan rumah layak. Cuma sebenarnya sudah ada di dalam program BPJS," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya