Berita

Kadiv Hubinter Polri, Irjen Krishna Murti/Net

Presisi

Buronan Thailand Kabur ke Bali Pakai Samaran 'Sulaiman'

SABTU, 01 JUNI 2024 | 11:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Chaowalit Thongduang, buronan paling dicari Thailand mengubah identitas dan nama dalam pelariannya ke Indonesia.

Kadiv Hubinter Polri, Irjen Krishna Murti mengatakan, Chaowalit menggunakan KTP palsu dengan nama Sulaiman. Hal itu terungkap saat pelaku ditangkap Polri di Badung, Bali.

"Iya (Chaowalit pakai KTP palsu bernama Sulaiman)," kata Krishna.


Tak hanya identitas palsu, selama kabur ke Indonesia, Chaowalit berpura-pura bisu saat beraktivitas di masyarakat. Padahal ini dilakukan karena dirinya tidak bisa berbahasa Indonesia.

"Iya (berpura-pura) bisu," kata Krishna.

Namun demikian, Krishna tak menjabarkan secara gamblang alasan pelaku memilih Indonesia sebagai tempat pelarian. Informasi detail akan disampaikan Kabareskrim bersama kepolisian Thailand dalam waktu dekat, termasuk kejahatan yang dilakukan pelaku.

"Yang bersangkutan buronan otoritas Thailand. Jadi untuk detailnya nanti akan disampaikan dalam release khusus bersama pihak Thailand," tutup Krishna.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya