Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Didorong jadi Menko Prabowo-Gibran, Zulhas: Memang Begitu

SABTU, 01 JUNI 2024 | 09:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan didorong untuk menjabat salah satu menteri koordinator (Menko) di pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dorongan tersebut disampaikan calon anggota legislatif (caleg) terpilih 2024 PAN yang juga mantan Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo alias Pasha dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), di Depok, Jawa Barat, Jumat kemarin (31/5).

"Insyaallah bisa membersamai Pak Zulhas yang ke depan kita doakan tidak lagi Menteri, biasa tapi sudah Menko," ujar Pasha.


Merespons dorongan tersebut, sosok Ketum PAN yang kerap disapa Zulhas itu menyambut positif. Menurutnya, dorongan dari kader ini merupakan sebagai suatu hal yang wajar.

"Kan begitu. Kalau (kader) di daerah (targetnya) jadi gubernur, wakil gubernur, jadi bupati. Kan perjuangan politik dua, eksekutif atau legislatif. Itu begitu," kata Zulhas.

Saat ini Prabowo-Gibran belum blak-blakan mengungkap susunan kabinet yang akan dijalankan pada pemerintahan 2024-2029. Meski demikian, dorongan partai politik pendukung untuk bisa masuk kabinet adalah hal wajar.

"Karena kalau enggak mencapai ke situ kan sama dengan ormas. Kalau politik tujuannya (ke) eksekutif (atau) legislatif," sambungnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya