Berita

Ridwan Kamil/RMOL

Politik

Kang Emil Ngaku Ditugaskan Ketum Golkar Genjot Elektabilitas di Jakarta

JUMAT, 31 MEI 2024 | 21:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jelang pendaftaran calon kepala daerah (cakada) tahun 2024, Ridwan Kamil diminta Ketua Umum Partai Golongan Karya, Airlangga Hartarto untuk menggenjot elektabilitasnya di wilayah Jakarta.

Hal tersebut disampaikan sosok yang kerap disapa Kang Emil tersebut saat ditemui di Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat pagi (31/5).

Dia menjelaskan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memberikan surat tugas untuk maju di pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat dan Jakarta.


"Dari DPP Golkar, Pak Airlangga (bilang) baik di Jabar maupun DKI diminta untuk menaikkan persentase elektabilitas," ujar Kang Emil.

Dia menegaskan, saat ini DPP Partai Golkar masih belum menarik salah satu surat tugas yang diberikan, baik itu yang di Pilgub Jakarta atau pun Pilgub Jawa Barat.

"Sehingga nanti ketika waktunya tiba di bulan Juli keputusannya sudah lebih matang," sambungnya mengungkapkan.

Ketika ditanya keinginan maju di Pilgub Jakarta atau Jawa Barat, Kang Emil ogah menjawab secara tegas tentang pilihannya.

"Ya belum. Makanya saya kan enggak ada baliho kecuali jualan skin care kan," katanya sembari berkelakar.

"Kalau saya sudah naga-naganya (tanda-tandanya maju di) Jakarta kan mungkin ada spanduk lah, apa lah, deklarasi lah. Tapi kan belum. Jadi artinya masih pertimbangan tunggu Juli saja," demikian Kang Emil menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya