Berita

Nurul Arifin/RMOL

Politik

Nurul Arifin Dukung Upaya UN Women Indonesia Ikut Tangani Dampak Buruk Konflik Gaza

RABU, 29 MEI 2024 | 20:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dukungan terhadap upaya UN Woman dalam menangani dampak buruk konflik di Gaza mendapatkan dukungan dari anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menekankan pentingnya perhatian internasional untuk mengakhiri penderitaan yang dialami oleh perempuan dan anak-anak di wilayah konflik tersebut.

"Dalam konflik seperti di Gaza, perempuan dan anak-anak selalu menjadi korban utama. Upaya UN Women dalam memberikan bantuan sangatlah krusial dan patut diapresiasi," ujar Nurul Arifin saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Rabu (29/5).


Nurul Arifin menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen penuh untuk mendukung perdamaian di Gaza melalui jalur diplomasi dan bantuan kemanusiaan.

Ia mengajak masyarakat internasional untuk memperkuat dukungan mereka terhadap inisiatif-inisiatif yang bertujuan melindungi warga sipil.

"Sebagai bagian dari komunitas internasional, kita harus menghentikan segala bentuk kekerasan dan memastikan hak asasi manusia dihormati. Indonesia akan terus mendorong solusi damai melalui dialog dan kerja sama internasional,” katanya.

Perlindungan terhadap warga sipil sesuai hukum internasional dinilainya sangat penting, dan dukungan psikososial kepada perempuan dan anak-anak yang terdampak perang serta perluasan program pemberdayaan ekonomi akan menjadi fokus utama untuk membantu mereka membangun kembali kehidupan.

Nurul Arifin juga menyerukan penggalangan dukungan dari negara sahabat dan organisasi internasional untuk bersama-sama menekan agar konflik segera berakhir dan bantuan kemanusiaan bisa masuk ke Gaza tanpa hambatan.

"Peran kita sangat penting dalam upaya ini. Mari kita bersama-sama menciptakan dunia yang lebih damai dan adil, di mana setiap orang, tanpa terkecuali, bisa hidup dengan aman dan bermartabat,” demikian Nurul Arifin.

Data terbaru menunjukkan lebih dari 10 ribu perempuan Palestina di Rafah tewas akibat serangan yang berlangsung sejak Oktober 2023.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya