Berita

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa, Syaiful Huda/RMOL

Politik

PKB Curiga Biaya UKT Naik untuk Tambahan Biaya Makan Siang Gratis

RABU, 29 MEI 2024 | 18:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tingginya biaya uang kuliah tunggal (UKT) dicurigai untuk tambahan biaya untuk program makan siang dan susu gratis.

Pasalnya, kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa, Syaiful Huda, dalam anggaran pendidikan di KEM-PKF 2025 tidak tercantum anggaran makan siang dan susu gratis untuk anak-anak.

Syaiful Huda yang juga Ketua Komisi X DPR RI mencurigai kenaikan biaya pendidikan perguruan tinggi untuk tambahan biaya makan siang dan susu gratis.


"Kami terus cek, kalau ini terjadi Komisi X pada posisi tidak setuju karena misalnya itu menyangkut kenaikan UKT ini kejadian karena alokasi pendidikan kita yang 20 persen belum sepenuhnya terealisasi untuk biaya pendidikan," kata Syaiful Huda kepada wartawan, Rabu (29/5).

Ditanya soal Komisi X sudah melakukan pembahasan mengenai pagu RAPBN pendidikan di 2025 untuk makan siang gratis, Syaiful Huda mengatakan parlemen belum membedah isi RAPBN 2025 terkait biaya pendidikan.

"Belum, kami lagi ngecek terus tapi intinya di dalam formasi RAPBN 2025 kita dapat informasi informal dari Kemendikbud, pagu anggarannya tidak ada kenaikan dari eksisting dari tahun 2024,” katanya.

Karena itu, dia mencurigai kenaikan dari biaya pendidikan sengaja dilakukan pemerintah untuk tambahan biaya program makan siang gratis dan susu gratis.

"Saya pada posisi curiga dan ini perlu masih perlu pembuktian bisa jadi kemungkinan anggaran itu diambil dari situ, nah kalau ini terjadi semakin akan membebani anggaran pendidikan 20 persen yang tidak sepenuhnya untuk pembiayaan pendidikan,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya