Berita

Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma/Net

Politik

Sambut Pilkada, PP Pemuda Katolik Siap Aktivasi Desk Orkestrasi

RABU, 29 MEI 2024 | 13:01 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, organisasi masyarakat dipandang perlu dan penting melakukan konsolidasi kader serta mengaktivasi jaringan organisasi.

Usai melakukan konsolidasi, baru ide-ide dan gagasan ditawarkan kepada masing-masing calon yang maju di Pilkada 2024.

Cara itu yang nantinya dipakai oleh PP Pemuda Katolik sebagai organisasi kemasyarakatan dengan membentuk Desk Orkestrasi Pilkada yang akan diluncurkan pada Rapimnas II 2024.


"Pada Rapimnas bulan Juli nanti, Pemuda Katolik akan membentuk Desk Orkestrasi Pilkada untuk menjembatani komunikasi dan merumuskan gerak organisasi dalam menyikapi Pilkada Serentak," kata Ketua Umum PP Pemuda Katolik, Stefanus Gusma dalam keterangannya, Rabu (29/5).

Untuk itu, Gusma, meminta para kader di daerah betul-betul menjalankan Orkestrasi Pilkada ini dengan baik.

"Saya meminta kepada kader-kader di daerah untuk mengambil peran penting dalam rangka menyampaikan ide gagasan yang diusung Pemuda Katolik," ujar Gusma.

Salah satu cara konkret, Gusma mengatakan para kader bisa turun ke masyarakat menawarkan beberapa ide misalkan soal gagasan desa terhubung, bank sampah digital, UMKM, serta perbaikan akses jalan untuk ke sekolah, beribadah dan ke pasar.

Lewat Orkestrasi Pilkada, Gusma berharap bisa membantu pemerintah menciptakan Pemilu yang sejuk dan damai, dilandaskan pada perasaan riang gembira, terlepas dari money politic.

“Gerakan moral dengan melakukan pendidikan politik kepada voter juga menjadi sangat penting. Melihat Pilkada musti juga harus realistis meskipun tetap kita menyuarakan tentang anti money politic," kata Gusma.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya