Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Sekretaris Jenderal Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), Mathias Cormann, menemui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa (28/5)/Istimewa

Politik

Usai Bertemu Jokowi, Airlangga dan Sekjen OECD Sambangi Prabowo

SELASA, 28 MEI 2024 | 19:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD), Mathias Cormann, beserta delegasi mengunjungi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pada Selasa (28/5).

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Plt Sekretaris Jenderal Kemhan, Donny Ermawan Taufanto.

"Apa kabar," sapa Prabowo kepada Mathias Cormann sambil berjabat tangan.


"Baik sekali, senang bertemu dengan Anda," tanggap Sekjen OECD itu.

Pertemuan ini bisa diartikan sebagai tindak lanjut karena Indonesia baru saja masuk pada tahap penting dalam keanggotaan OECD, yaitu proses aksesi.

Dalam proses tersebut, Indonesia wajib menyampaikan initial memorandum untuk memenuhi standar dan persyaratan keanggotaan OECD.

Dalam langkah proses aksesi ini, artinya tinggal selangkah lagi bagi Indonesia akan masuk sebagai anggota OECD.

Tentu, ini akan menjadi sejarah baru bagi Indonesia bahwa Indonesia merupakan negara pertama dari Asia Tenggara yang menjadi kandidat anggota OECD.

Apalagi, saat ini sudah ada 38 negara yang mendukung Indonesia masuk dalam OECD.

Sebelum mengunjungi kantor Prabowo, pada siang harinya Menko Airlangga dan Sekjen OECD menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan tersebut terkait perkembangan proses aksesi dan langkah-langkah yang perlu diambil oleh Pemerintah Indonesia.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya